JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk Selasa, 24 Februari 2026.
Berdasarkan pantauan citra satelit terbaru, fenomena hujan diprediksi akan menyapa hampir seluruh wilayah Indonesia secara merata. Meski intensitasnya beragam, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, terutama di empat kota besar yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai kilat atau petir yang cukup intens.
Kondisi cuaca ini dipicu oleh adanya aktivitas pola angin dan kelembapan udara yang cukup tinggi di atas wilayah kepulauan Indonesia. Selain mempersiapkan payung dan jas hujan, BMKG mengingatkan pentingnya memantau kondisi lingkungan sekitar, terutama terkait potensi genangan air atau pohon tumbang yang kerap terjadi saat hujan disertai angin kencang melanda.
Empat Kota Utama dalam Pantauan Merah Potensi Hujan Petir
Dalam laporan detailnya, BMKG menyoroti empat kota besar yang memiliki probabilitas tinggi mengalami cuaca ekstrem berupa hujan petir di siang atau sore hari. Kota-kota tersebut meliputi:
Bandung: Ibu kota Jawa Barat ini diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas tinggi yang disertai kilat. Kondisi topografi Bandung yang berbukit perlu diwaspadai terkait potensi arus air yang deras.
Yogyakarta: Warga Jogja diminta bersiap menghadapi hujan petir yang kemungkinan terjadi di paruh kedua hari.
Surabaya: Diperkirakan akan mengalami cuaca mendung tebal yang berujung pada hujan lebat dan kilat.
Pontianak: Kota di khatulistiwa ini juga masuk dalam radar kewaspadaan karena potensi pembentukan awan cumulonimbus yang masif.
Masyarakat di keempat wilayah tersebut disarankan untuk tidak berlindung di bawah pohon atau bangunan yang tidak kokoh saat petir mulai terdengar, serta mematikan perangkat elektronik yang tidak perlu guna menghindari risiko sambaran.
Hujan Merata di Wilayah Lain: Intensitas Ringan hingga Sedang
Sementara itu, untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek), hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprediksi akan turun secara sporadis mulai siang hari. Suhu udara rata-rata nasional berada pada kisaran 24 hingga 32 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi, mencapai 75 hingga 95 persen.
Di luar Pulau Jawa, wilayah seperti Medan, Denpasar, dan Makassar juga tak luput dari guyuran hujan. BMKG mencatat bahwa meski hujan merata, durasinya diperkirakan tidak akan berlangsung sepanjang hari secara terus-menerus, melainkan dalam bentuk hujan lokal dengan jeda waktu tertentu. Hal ini tetap memerlukan kesiapsiagaan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan Keselamatan dan Akses Informasi Cuaca Real-Time
Menanggapi kondisi cuaca yang cukup dinamis ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi resmi Info BMKG atau kanal media sosial resmi.
Bagi pengguna transportasi laut dan nelayan, perlu juga diperhatikan tinggi gelombang yang mungkin meningkat di perairan selatan Jawa dan selat-selat di wilayah timur Indonesia akibat pengaruh angin kencang.
Tetap jaga kesehatan di tengah cuaca yang lembap ini dan pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum bepergian. Kesadaran terhadap perubahan cuaca adalah langkah pertama dalam mitigasi bencana hidrometeorologi, sehingga aktivitas harian tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar di tengah suasana musim hujan bulan Februari ini.