JAKARTA - PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), emiten energi terbarukan milik grup Barito, kembali mengukir prestasi di level global. Dalam upaya memperkuat portofolionya, BREN secara resmi menjalin kolaborasi dengan raksasa minyak asal Amerika Serikat, SLB (sebelumnya Schlumberger), untuk mengembangkan potensi energi panas bumi (geothermal).
Kerja sama ini menandai langkah konkret BREN untuk "go international", membawa keahlian lokal Indonesia ke panggung teknologi energi dunia guna mendukung transisi energi yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan teknologi mutakhir yang dimiliki oleh SLB dalam bidang sub-permukaan dan pengeboran, yang akan dipadukan dengan pengalaman operasional BREN dalam mengelola lapangan panas bumi skala besar.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi produksi pada aset-aset yang sudah ada, tetapi juga membuka peluang eksplorasi baru di wilayah-wilayah strategis lainnya, mempertegas visi BREN untuk menjadi pemimpin energi terbarukan di Asia Tenggara dan dunia.
Pemanfaatan Teknologi Kelas Dunia Untuk Efisiensi Geothermal
Sektor panas bumi memiliki tantangan teknis yang tinggi, terutama dalam hal risiko eksplorasi dan biaya operasional. Dengan menggandeng SLB, BREN mendapatkan akses ke:
Teknologi Digital Twin & AI: Untuk pemodelan reservoir yang lebih akurat guna meningkatkan masa pakai lapangan panas bumi.
Inovasi Pengeboran: Mengurangi waktu dan biaya pengeboran melalui sistem pengeboran otomatis dan efisien.
Optimasi Produksi: Solusi terintegrasi untuk memaksimalkan output energi dari setiap sumur yang dioperasikan.
Dampak Terhadap Posisi BREN Di Pasar Modal
Kemitraan dengan perusahaan kaliber internasional seperti SLB memberikan sentimen positif yang kuat bagi para pemegang saham BREN. Analis melihat bahwa kolaborasi ini akan memperkuat fundamental perusahaan, mengurangi risiko teknis dalam pengembangan proyek baru, dan meningkatkan daya saing BREN dalam memperebutkan kontrak-kontrak energi hijau di masa depan.
Sebagai emiten dengan kapitalisasi pasar yang sangat besar di Bursa Efek Indonesia, langkah ekspansi ini membuktikan komitmen BREN dalam memberikan nilai tambah jangka panjang yang berkelanjutan.
Mendukung Target Net Zero Emission Global
Melalui kemitraan ini, BREN juga berkontribusi langsung pada target global dalam pengurangan emisi karbon. Dengan menggabungkan kekuatan sektor migas tradisional (melalui keahlian SLB) dan sektor energi terbarukan, kedua perusahaan menciptakan model sinergi yang diperlukan untuk mempercepat ketersediaan listrik bersih yang andal.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kolaborasi lintas negara lainnya dalam upaya menghadapi perubahan iklim global.