Presiden Prabowo Subianto Dan Presiden MBZ Perkuat Kemitraan Strategis Dalam Suasana Hangat Ramadan Di Qasr Al Bahr

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:40:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto Dan Presiden MBZ Perkuat Kemitraan Strategis Dalam Suasana Hangat Ramadan Di Qasr Al Bahr

JAKARTA - Momen diplomasi tingkat tinggi yang penuh kekeluargaan tersaji di Abu Dhabi, Kamis (26 Februari 2026). Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melaksanakan pertemuan bilateral dengan Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Qasr Al Bahr.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah momentum bersejarah yang bertepatan dengan suasana khidmat bulan suci Ramadan dan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara di tahun 2026.

Diplomasi Senja Dan Kehangatan Persaudaraan Islam

Kehangatan sambutan Presiden MBZ sudah terasa sejak awal kedatangan Presiden Prabowo di "Istana Bahari" tersebut. Bertempat di taman terbuka istana dengan latar pepohonan palem dan cahaya senja Abu Dhabi, kedua pemimpin negara berbincang akrab dalam suasana yang rileks namun produktif. Delegasi kedua negara duduk dalam formasi melingkar, mencerminkan semangat kesetaraan dan keterbukaan dalam berdialog.

Puncak dari suasana kekeluargaan ini tercermin saat rangkaian ibadah Ramadan. Presiden Prabowo dan Presiden MBZ melaksanakan buka puasa bersama (iftar) dengan sajian khas Timur Tengah, diikuti dengan pelaksanaan Shalat Maghrib berjamaah. "Silaturahmi di bulan suci ini memperkuat persahabatan serta memperkuat kerja sama strategis bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa," ujar Presiden Prabowo melalui akun media sosial pribadinya.

Kesepakatan Strategis: Investasi, Energi, Dan Masa Depan Ekonomi

Di balik suasana santai tersebut, kedua pemimpin terlibat dalam pembahasan serius mengenai masa depan hubungan bilateral. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden MBZ secara eksplisit menyatakan komitmen UEA untuk meningkatkan investasinya di Indonesia secara signifikan.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain:

Penguatan Kerja Sama Energi: Fokus pada pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari transisi hijau global.

Peningkatan Investasi Masif: Komitmen UEA untuk masuk lebih dalam ke sektor infrastruktur dan pengembangan ekonomi masa depan Indonesia.

Kemitraan Pertahanan: Kehadiran Direktur Utama PT Pindad dalam delegasi menandakan pembicaraan serius mengenai kolaborasi industri pertahanan.

Penghormatan Istimewa Bagi Indonesia

Salah satu catatan menarik dalam kunjungan ini adalah kehadiran enam pimpinan Emirat lainnya yang mendampingi Presiden MBZ untuk menyambut Presiden Prabowo. Pertemuan tujuh pemimpin Emirat yang biasanya hanya terjadi setahun sekali ini menjadi bentuk penghormatan luar biasa bagi Indonesia sebagai mitra strategis utama UEA di kawasan Asia Tenggara.

Pertemuan kemudian ditutup dengan sesi empat mata (tête-à-tête) selama lebih dari satu jam, menegaskan kedekatan personal yang kuat antara Prabowo dan MBZ sebagai fondasi utama kemitraan strategis yang komprehensif dan berorientasi jangka panjang.

Terkini