IHSG Hari Ini Berpeluang Lanjut Menguat Menuju Level 6.203

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:49:32 WIB
Proyeksi IHSG Hari Ini, Rabu 8 Juli 2026 dan Rekomendasi Saham Pilihan [FOTO: NET].

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki kans untuk meneruskan tren penguatannya menuju rentang posisi 6.083–6.203 pada sesi perdagangan hari ini, Rabu (8/7/2026). Sejumlah instrumen saham, di antaranya AADI, BKSL, INCO, serta PTRO, masuk dalam radar pilihan dari para analis.

Tim Analis MNC Sekuritas memberikan catatan bahwa pergerakan IHSG ditutup melesat 1,19% menuju posisi 5.986 pada sesi perdagangan Selasa (7/7/2026). Sentimen penguatan tersebut disokong oleh eskalasi volume beli dan sukses mengantarkan indeks melewati level moving average (MA) 20. 

Pihak MNC Sekuritas membuat proyeksi bahwa posisi pergerakan IHSG saat ini tengah berada dalam bagian dari wave b dari wave (b) dari wave [iv] menurut skenario hitam.

"Hal tersebut berarti, IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji level 6.083–6.203," tulis Tim Analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Rabu (8/7/2026).

Sepanjang transaksi perdagangan hari ini, titik batas support IHSG diperkirakan bakal bertengger pada level 5.486 dan 5.317. Di sisi lain, batas pertahanan resistance diproyeksikan berada di angka 6.007 dan 6.286. Untuk pilihan portofolio saham yang disodorkan oleh pihak MNC Sekuritas meliputi emiten AADI, BKSL, INCO, serta PTRO.

AADI — Trading Buy

Saham AADI membukukan kenaikan 1,56% menuju level 8.125 dengan ditopang oleh eskalasi volume pembelian. Instrumen saham ini pun terpantau sanggup bertahan di atas indikator MA20. Pihak MNC Sekuritas memperkirakan posisi teknikal AADI kini menempati bagian dari wave [b] dari wave B.

Trading Buy: 7.950–8.050

Target Price: 8.300 dan 8.425

Stop Loss: di bawah 7.875

BKSL — Buy on Weakness

Emiten BKSL melesat tajam sebesar 9,84% menuju level 67 berbarengan dengan sirkulasi volume pembelian yang konsisten mendaki. Tren penguatan saham ini pun sukses menembus garis MA20. Struktur posisi BKSL diproyeksikan sedang berada pada fase awal wave C dari wave (4).

Buy on Weakness: 63–66

Target Price: 73 dan 80

Stop Loss: di bawah 60

INCO — Buy on Weakness

Saham INCO merangkak naik 0,87% ke level 4.620 seiring dengan mulai munculnya aliran volume pembelian. Biarpun begitu, laju penguatannya dinilai masih tertahan oleh garis MA20. Untuk saat ini, koordinat posisi INCO diperkirakan tengah menduduki bagian dari wave [c] dari wave B.

Buy on Weakness: 4.460–4.560

Target Price: 4.800 dan 5.175

Stop Loss: di bawah 4.280

PTRO — Buy on Weakness

Emiten PTRO mencatatkan penguatan sebesar 1,52% menuju posisi 4.010 berkat dukungan dari volume pembelian. Walau demikian, tren kenaikan instrumen saham ini terpantau masih membentur area resistansi MA20. Pihak MNC Sekuritas menaksir koordinat PTRO tengah berada pada porsi dari wave [iii] dari wave C.

Buy on Weakness: 3.740–3.940

Target Price: 4.610 dan 5.500

Stop Loss: di bawah 3.550

Pada kesempatan terpisah, Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memberikan penilaian bahwa jika ditinjau secara teknikal, pergerakan IHSG dinilai masih berpotensi meneruskan fase penguatannya pasca membukukan kenaikan sebesar 2,28% pada rentang pekan lalu.

"IHSG berpotensi mencoba break resistance di 5.900–5.950, dengan target kenaikan di 6.000 hingga 6.150," ujar Fanny dalam riset harian, Senin (6/7/2026).

Pihak BNI Sekuritas menaksir bahwa titik area support IHSG bakal bertengger pada rentang 5.780–5.850, sementara batas level resistance diprediksi menduduki kisaran 5.950–6.000. 

Kendati menorehkan penguatan di sesi perdagangan sebelumnya, pergerakan indeks secara umum masih dibayangi oleh aksi lepas saham atau jual bersih (net sell) oleh investor mancanegara yang menyentuh angka sekitar Rp16,6 miliar. 

Sejumlah saham yang kedapatan paling banyak dilego oleh pemodal asing tersebut di antaranya adalah BBRI, MAPI, TPIA, EMAS, serta ISAT.

Pemantauan Waktu Nyata (Live Timeline)

Pukul 12:30 WIB — IHSG Sesi I Anjlok 1,11% Rapor perdagangan IHSG pada penutupan sesi pertama terhempas melemah sebesar 1,11% atau ambles 66,34 poin menuju posisi level 5.920,15. Di sepanjang jalannya transaksi, pergerakan indeks berfluktuasi pada kisaran batas 5.897 sampai 5.984. Tercatat komposisi sebanyak 197 saham membukukan penguatan, 447 emiten merosot, serta 142 instrumen saham lainnya bergerak stagnan.

Pukul 09:01 WIB — IHSG Dibuka Melemah ke Posisi 5.954 Pergerakan IHSG pada pembukaan pasar kedapatan melemah sebesar 0,54% atau terpangkas 32,18 poin menuju level posisi 5.954,31 tepat pada pukul 09.01 WIB. Di awal mulainya sesi, laju indeks bergerak dinamis pada rentang area 5.951 sampai 5.984. Tercatat ada sebanyak 164 saham bergerak menguat, 238 emiten tergerus melemah, serta 233 instrumen saham terpaku stagnan.

Terkini