Didorong Kenaikan Cadev, Rupiah Rabu Pagi Menguat ke Rp17.980

Rabu, 08 Juli 2026 | 01:59:31 WIB
Sentimen Positif Cadangan Devisak Katrol Laju Rupiah Rabu Pagi [FOTO: NET].

JAKARTA — Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengawali sesi perdagangan hari ini dengan bergerak menguat pada Rabu (8/7/2026). Melandaskan pada data kajian Doo Financial Futures pada pukul 09.05 WIB, kurs rupiah dibuka melaju positif sebesar 0,08% atau terapresiasi 15 poin menuju posisi Rp17.980 per dolar AS. Pada waktu yang sama, Indeks dolar AS turut merangkak naik 0,14 persen menuju level 101,16.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong memaparkan bahwa pergerakan mata uang garuda ditopang oleh hembusan sentimen positif atas melonjaknya cadangan devisa (cadev) Indonesia, yang terdata bertumbuh untuk pertama kalinya dalam kurun waktu enam bulan belakangan.

 Walakin, laju penguatan rupiah terpantau masih terbatas lantaran para penanam modal condong mengambil sikap wait and see menjelang rilis deretan indikator ekonomi dalam negeri yang diproyeksikan mampu menghadirkan kiblat baru bagi pasar.

"Data selanjutnya yang menjadi perhatian adalah penjualan ritel serta Indeks Keyakinan Konsumen atau IKK," ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Di luar aspek domestik, tren pergerakan mayoritas mata uang di kawasan Asia ikut memperlihatkan performa positif terhadap dolar Amerika Serikat. 

Apresiasi tersebut bergulir selaras dengan indeks dolar yang melaju cenderung mendatar, di saat para pelaku pasar internasional menanti rilis dokumen risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan meluncur besok guna meneropong petunjuk arah kebijakan suku bunga bank sentral AS.

Ia mengestimasi dalam jangka pendek pergerakan rupiah masih menyimpan kans untuk bergulir secara terbatas atau range-bound. Namun, celah penguatan tetap terbuka sekiranya publikasi data kepercayaan konsumen Indonesia mencatatkan hasil di atas estimasi pasar, yang dinilai dapat mempertebal optimisme seputar potret konsumsi domestik.

"Dukungan dari kenaikan cadangan devisa memberikan sentimen positif bagi rupiah. Namun, pelaku pasar masih menunggu konfirmasi dari data ekonomi domestik berikutnya, terutama penjualan ritel dan Indeks Keyakinan Konsumen. Jika data tersebut menunjukkan perbaikan, rupiah berpotensi melanjutkan penguatannya," imbuhnya.

Untuk jalannya aktivitas perdagangan Rabu (8/7/2026), rupiah diestimasikan bergerak pada rentang harga Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS, dengan dinamika dalam negeri serta hasil risalah FOMC bertindak selaku katalis utama yang bakal mendikte arah pergerakan mata uang garuda.

Terkini