Rabu, 25 Maret 2026

Kinerja Operasional PHE 2025: Produksi 1,03 Juta BOEPD dan Rekor Baru Teknologi Minyak Dan Gas

Kinerja Operasional PHE 2025: Produksi 1,03 Juta BOEPD dan Rekor Baru Teknologi Minyak Dan Gas
Kinerja Operasional PHE 2025: Produksi 1,03 Juta BOEPD dan Rekor Baru Teknologi Minyak Dan Gas

JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi merilis capaian kinerja tahun buku 2025. Meskipun menghadapi tantangan alami berupa penurunan produksi di lapangan-lapangan tua (mature fields), PHE berhasil menjaga stabilitas produksi nasional melalui akselerasi proyek strategis dan penerapan teknologi pionir di Indonesia.

Perbandingan Kinerja Produksi (2024 vs 2025)

Secara akumulatif, produksi migas PHE tahun 2025 tercatat sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Terdapat penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya, namun produksi minyak mentah berhasil menunjukkan ketahanan yang kuat.

Baca Juga

Dorongan DMO Gas Bumi Dinilai Krusial Jaga Daya Saing Industri Keramik Nasional

KomoditasRealisasi 2024Realisasi 2025Perubahan
Total Migas1,045 Juta BOEPD1,03 Juta BOEPD-1,43%
Minyak556 Ribu bph557 Ribu bph+0,18%
Gas Bumi2,8 BSCFD2,76 BSCFD-1,42%

2. Terobosan Teknologi & Rekor Produksi

Tahun 2025 menjadi saksi bagi PHE dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk menekan laju penurunan produksi alami (decline rate):

Pionir Teknologi MSF: PHE menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi Multistage Fracturing (MSF) pada sumur KB525 dan KB570 di Wilayah Kerja (WK) Rokan.

Rekor Produksi Sumatra: Berkat pemboran strategis di struktur Lembak hingga Tanjung Miring Barat, PHR Zona 4 mencatat rekor produksi tertinggi sebesar 30 ribu barel minyak per hari (BOPD).

Melampaui Target: Sumur eksplorasi PPC-01 di Jambi Merang menutup tahun dengan produksi 451,42 BOPD, melampaui target awal yang hanya 400 BOPD.

Penguatan Cadangan Masa Depan

Eksplorasi agresif tetap menjadi fokus utama untuk memastikan keberlanjutan energi jangka panjang:

Temuan 2C: Mencapai 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), dengan kontribusi utama dari Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough, Blok Rokan.

Cadangan Terbukti (P1): Penambahan sebesar 313,7 MMBOE.

Aktivitas Lapangan: Realisasi pemboran eksploitasi sebanyak 886 sumur dan well service mencapai 37.259 pekerjaan.

Proyek Strategis yang Menopang Produksi

Keberhasilan produksi 2025 tidak lepas dari penyelesaian beberapa proyek yang mulai beroperasi (onstream):

Proyek Sisi Nubi (PHM): Mengoptimalkan potensi gas di Kalimantan Timur.

Proyek CEOR Lapangan Minas (PHR): Teknologi pengurasan minyak tahap lanjut.

Lapangan Gas Senoro Selatan: Memperkuat pasokan gas untuk sektor industri dan ekspor.

Regan

Regan

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Beban Puncak Listrik Lebaran 2026 Capai 34,7 GW Sistem Tetap Aman

Beban Puncak Listrik Lebaran 2026 Capai 34,7 GW Sistem Tetap Aman

Strategi PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri Tetap Andal

Strategi PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri Tetap Andal

Konsumsi Batu Bara Vale Naik 13 Persen Seiring Stabilnya Produksi Nikel

Konsumsi Batu Bara Vale Naik 13 Persen Seiring Stabilnya Produksi Nikel

Forum TAKJIL MIND ID Bedah Data Kebijakan Strategis Pertambangan Nasional Indonesia

Forum TAKJIL MIND ID Bedah Data Kebijakan Strategis Pertambangan Nasional Indonesia

BREN Targetkan Kapasitas Panas Bumi Tembus 1 GW Perkuat Energi Terbarukan

BREN Targetkan Kapasitas Panas Bumi Tembus 1 GW Perkuat Energi Terbarukan