Kamis, 26 Maret 2026

Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'

Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'
Presiden Prabowo Galang Dukungan Ormas Islam Terkait Misi Damai Gaza via 'Board of Peace'

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengagendakan pertemuan strategis dengan sejumlah pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar di Indonesia pada Selasa siang (3 Februaari 2026).

Bertempat di Istana Kepresidenan Jakarta, diskusi ini akan fokus pada peran aktif Indonesia dalam keanggotaan Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) Gaza.

Langkah ini diambil menyusul penandatanganan piagam pembentukan dewan tersebut oleh Presiden Prabowo dalam forum internasional di Swiss baru-baru ini.

Baca Juga

Infrastruktur Jalan Jateng Prima Saat Lebaran 2026 Pemudik Beri Apresiasi Tinggi

Pimpinan Ormas yang Hadir di Istana

Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada pukul 14.00 WIB dengan menghadirkan tokoh-tokoh dari lembaga keagamaan berpengaruh:

Majelis Ulama Indonesia (MUI): Dikonfirmasi oleh Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, yang menyatakan agenda utama adalah diskusi terkait BoP.

PBNU: Dikonfirmasi oleh Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Muhammadiyah: Diwakili oleh Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dan Ketua PP Muhammadiyah Prof. Syafiq Mughni.

Latar Belakang: Peluncuran BoP di Davos 2026

Dewan Perdamaian Gaza bukanlah inisiatif sembarangan. Lembaga ini resmi diluncurkan pada 22 Januari 2026 di sela-sela acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Misi Kemanusiaan dan Perdamaian Dunia

Presiden Prabowo menegaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam BoP adalah bagian dari tanggung jawab moral terhadap penderitaan rakyat Palestina. Menurutnya, bantuan kemanusiaan kini sudah mulai masuk dengan deras, namun solusi perdamaian jangka panjang tetap menjadi prioritas utama.

Koalisi Internasional dalam Dewan Perdamaian

Indonesia bergabung dengan deretan negara dari berbagai belahan dunia yang memiliki visi serupa untuk stabilitas di Timur Tengah. Beberapa negara lain yang turut menandatangani piagam BoP antara lain:

Negara Arab/Muslim: Arab Saudi, Turki, UAE, Qatar, Mesir, Yordania, Maroko, Bahrain, Pakistan, Uzbekistan.

Negara Lain: Hungaria, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Kazakhstan, Paraguay, hingga Mongolia.

Diskusi hari ini bersama PBNU, Muhammadiyah, dan MUI diharapkan dapat menyatukan suara domestik dalam mendukung kebijakan luar negeri pemerintah yang berfokus pada kemanusiaan dan perdamaian global.

Regan

Regan

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek

Arus Balik Lebaran 2026 Puncak Kedatangan Penumpang Kereta Api Jakarta Meningkat

Arus Balik Lebaran 2026 Puncak Kedatangan Penumpang Kereta Api Jakarta Meningkat

Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Solo Balapan Gambir Masih Berlaku

Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Solo Balapan Gambir Masih Berlaku

Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat

Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat

Mobil Listrik Xiaomi SU7 2026 Laris 15 Ribu Unit Dalam 34 Menit

Mobil Listrik Xiaomi SU7 2026 Laris 15 Ribu Unit Dalam 34 Menit