Kamis, 26 Maret 2026

Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat
Kutai Timur Perkuat Sektor Padat Karya: Transformasi SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) berkomitmen untuk mengoptimalkan pengelolaan kekayaan alam daerah dengan mengedepankan asas keadilan.

 Kebijakan ini dirancang agar selaras dengan program prioritas Pemerintah Pusat, terutama dalam hal pemberdayaan masyarakat lokal dan penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya.

Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 di Bogor, Senin (2 Februari 2026). Ia menegaskan bahwa semangat dari Presiden Prabowo Subianto menjadi dorongan moral bagi daerah untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada rakyat.

Baca Juga

Infrastruktur Jalan Jateng Prima Saat Lebaran 2026 Pemudik Beri Apresiasi Tinggi

Dua Skema Utama Penggerak Ekonomi Kutim

Dalam mengelola ekonomi daerah, Pemkab Kutim menjalankan dua pendekatan strategis yang saling melengkapi:

Sektor Padat Modal (Penopang Eksisting): Mengoptimalkan sektor Pertambangan dan Perkebunan skala besar yang selama ini menjadi mesin utama penggerak ekonomi di Kutai Timur.

Sektor Padat Karya (Inovasi & Pemberdayaan): Mendorong kegiatan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat secara langsung. Fokus utama diarahkan pada sektor pertanian dan perkebunan rakyat, seperti:

Hortikultura dan Persawahan.

Budidaya komoditas unggulan: Cokelat, Pisang, Nanas, dan lain-lain.

Visi Indonesia Emas 2045 dan Sinergi Daerah

Rakornas bertema "Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045" ini menjadi wadah penyelarasan bagi Pemkab Kutim. Bupati Ardiansyah meyakini bahwa arah pembangunan yang dijalankan saat ini sudah berada di jalur yang tepat (on the right track).

Poin Penting Hasil Rakornas bagi Kutim:

Keberpihakan pada Rakyat: Kebijakan daerah harus diterjemahkan secara konkret untuk memberikan manfaat terbaik bagi masyarakat.

Kemandirian Ekonomi: Memaksimalkan kekayaan alam agar dikelola secara mandiri oleh masyarakat lokal guna meningkatkan taraf hidup.

Akselerasi Program: Penyelarasan kebijakan pusat dan daerah untuk mempercepat pencapaian target-target nasional.

Dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)

Kehadiran jajaran pimpinan Kutai Timur dalam Rakornas tersebut menunjukkan keseriusan koordinasi antar-instansi di daerah. Turut mendampingi Bupati dalam acara tersebut:

Mahyunadi (Wakil Bupati Kutim)

Jimmi (Ketua DPRD Kutim)

AKBP Fauzan Arianto (Kapolres Kutim)

Letkol Arh Ragil Setyo Yulianto (Dandim 0909/KTM)

Regan

Regan

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek

Arus Balik Lebaran 2026 Puncak Kedatangan Penumpang Kereta Api Jakarta Meningkat

Arus Balik Lebaran 2026 Puncak Kedatangan Penumpang Kereta Api Jakarta Meningkat

Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Solo Balapan Gambir Masih Berlaku

Diskon Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Solo Balapan Gambir Masih Berlaku

Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat

Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat

Mobil Listrik Xiaomi SU7 2026 Laris 15 Ribu Unit Dalam 34 Menit

Mobil Listrik Xiaomi SU7 2026 Laris 15 Ribu Unit Dalam 34 Menit