JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mengukuhkan posisinya sebagai BUMD yang sehat dengan mencatatkan lonjakan laba bersih yang signifikan pada penutupan tahun buku 2025.
Dalam agenda Financial Review 2025 yang digelar di Denpasar, Selasa (3 Februari 2026), bank pelat merah ini mengumumkan perolehan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun.
Angka tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 25,39 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang berada di angka Rp878,4 miliar. Keberhasilan ini diikuti dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk menyetorkan dividen sebesar Rp826 miliar langsung ke kas pemerintah daerah di seluruh Bali.
Baca JugaSaham Diborong Asing Sebelum Libur Lebaran Ini Sepuluh Pilihan Menarik Investor
Penyokong Utama Pertumbuhan Laba
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menjelaskan bahwa lonjakan profitabilitas perusahaan didorong oleh beberapa faktor strategis, di antaranya:
Pertumbuhan Kredit: Penyaluran kredit tumbuh 9,51 persen secara tahunan.
Efisiensi Operasional: Penurunan rasio biaya operasional (BOPO) dari 66,85 persen menjadi 62,42 persen.
Pendapatan Non-Bunga: Peningkatan fee-based income serta efisiensi pada biaya bunga dan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Komposisi Kredit: Fokus pada Sektor Produktif
Hingga akhir 2025, total realisasi kredit mencapai Rp25 triliun. Menariknya, struktur kredit bank kini lebih didominasi oleh sektor produktif guna mendukung pemulihan ekonomi lokal.
Kredit Produktif: 60,04% (Rp12,7 triliun di antaranya mengalir ke UMKM).
Kredit Konsumtif: 39,96%.
Penyaluran KUR: Realisasi Kredit Usaha Rakyat mencapai Rp1,76 triliun.
Kualitas Aset: Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) terjaga sangat rendah di angka 0,80 persen.
Regan
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
IHSG Menguat Usai Libur Panjang Nyepi Dan Idulfitri Dibuka Positif Pagi Ini
- Rabu, 25 Maret 2026
Kurs Dolar Bank Besar Tembus Rp17000 Rupiah Masih Tertekan Di Pasar Domestik
- Rabu, 25 Maret 2026












