Kamis, 26 Maret 2026

Transportasi Hijau: KAI Angkut 47,4 Juta Penumpang dengan Emisi Jauh Lebih Rendah

Transportasi Hijau: KAI Angkut 47,4 Juta Penumpang dengan Emisi Jauh Lebih Rendah
Transportasi Hijau: KAI Angkut 47,4 Juta Penumpang dengan Emisi Jauh Lebih Rendah

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis data performa lingkungan untuk layanan Kereta Api (KA) Jarak Jauh sepanjang tahun 2025.

Dengan total volume penumpang mencapai 47,4 juta orang, KAI berhasil membuktikan bahwa moda transportasi berbasis rel tetap menjadi solusi paling efisien dan ramah lingkungan untuk mobilitas antarkota di Indonesia.

Sepanjang tahun operasional 2025, total emisi yang dihasilkan tercatat sebesar 127.315.192 kilogram ekuivalen karbon dioksida ($CO_2e$). Angka ini menunjukkan karakteristik emisi yang sangat terkelola jika dibandingkan dengan daya angkut massal yang masif.

Baca Juga

Rute Baru DAMRI Jogja Semarang PP Jadwal Tarif Dan Destinasi Wisata

Perbandingan Emisi: Kereta Api vs Moda Lain

Data KAI menunjukkan kontras yang signifikan dalam akumulasi emisi karbon sektor transportasi. Jika 47,4 juta penumpang tersebut beralih ke moda transportasi lain, dampak terhadap lingkungan diperkirakan akan melonjak drastis:

Moda TransportasiEstimasi Emisi Karbon (kg CO2?e)Perbandingan dengan Kereta Api
Kereta Api127,3 Juta-
Bus Antarkota386,4 Juta~3x lebih tinggi
Kendaraan Pribadi2.716,3 Juta~21x lebih tinggi

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kapasitas angkut kereta api yang besar memungkinkan emisi yang dihasilkan terbagi ke lebih banyak pengguna, sehingga beban emisi per individu menjadi sangat minim.

Efisiensi Operasional dan Keberlanjutan

Berdasarkan data operasional tahun 2025, aktivitas perjalanan KA Jarak Jauh setara dengan 14,22 miliar penumpang kilometer. Hal ini menggambarkan efisiensi tinggi di mana emisi total hanya berada di kisaran 127,3 ribu ton dalam satu tahun penuh.

Executive Vice President (EVP) Corporate Secretary KAI, Wisnu, menambahkan bahwa pertumbuhan layanan KAI saat ini selalu diselaraskan dengan prinsip keberlanjutan.

Manajemen Energi: Terus mendorong peningkatan efisiensi operasional armada.

Transportasi Terukur: Menjaga sistem transportasi nasional agar tetap andal namun tetap berorientasi pada pengendalian emisi.

Dukungan Nasional: Berkomitmen mendukung target nasional dalam pengurangan emisi karbon sektor transportasi.

Melalui capaian ini, KAI mengajak masyarakat untuk semakin menyadari bahwa pemilihan moda transportasi bukan hanya soal kecepatan dan kenyamanan, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

Regan

Regan

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

KAI Wisata Sukses Gelar Salat Idulfitri Kedua di Lawang Sewu, Berikan Akses Gratis hingga Pukul 08.30 WIB

KAI Wisata Sukses Gelar Salat Idulfitri Kedua di Lawang Sewu, Berikan Akses Gratis hingga Pukul 08.30 WIB

KAI Wisata Hadirkan “Heritage Trip” Lawang Sewu-Ambarawa, Nikmati Perjalanan Wisata Bersejarah More Experience Elevating Every Journey

KAI Wisata Hadirkan “Heritage Trip” Lawang Sewu-Ambarawa, Nikmati Perjalanan Wisata Bersejarah More Experience Elevating Every Journey

Rute Baru DAMRI Jogja Semarang PP Jadwal Tarif Dan Destinasi Wisata

Rute Baru DAMRI Jogja Semarang PP Jadwal Tarif Dan Destinasi Wisata

DAMRI Buka Rute Malang Surabaya Jakarta Tiket Mulai Rp 280000 Lebaran

DAMRI Buka Rute Malang Surabaya Jakarta Tiket Mulai Rp 280000 Lebaran