Penurunan Harga BBM Februari 2026: Dampak Positif untuk Masyarakat dan Transportasi Harian
- Rabu, 11 Februari 2026
JAKARTA - Di pertengahan Februari 2026, harga BBM di SPBU besar seperti Pertamina, Shell, BP, dan Vivo mengalami penurunan. Penyesuaian ini mencakup beberapa varian bensin dan solar non-subsidi yang kini lebih terjangkau bagi masyarakat.
Penurunan harga BBM terjadi bersamaan dengan tren pelemahan harga minyak mentah dunia. Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga membuat biaya impor lebih ringan sehingga harga jual dapat ditekan.
Rincian Harga BBM Pertamina per 11 Februari 2026
Baca JugaPT Sinar Terang Mandiri Tbk Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Aset Sepanjang Tahun 2025
Pertalite (RON 90) dibanderol Rp10.000 per liter, sementara Biosolar (CN 48) tetap di Rp6.800 per liter. Varian Pertamax (RON 92) mencapai Rp11.800 per liter dan Pertamax Turbo (RON 98) Rp12.700 per liter.
Pertamax Green 95 (RON 95) dijual Rp12.450 per liter, sedangkan Dexlite (CN 51) Rp13.250 per liter. Pertamina Dex (CN 53) menjadi yang tertinggi dengan Rp13.500 per liter, mencerminkan segmentasi produk untuk konsumen berbeda.
Penyesuaian Harga BBM Shell dan BP di Awal Bulan
Shell Indonesia menurunkan harga BBM antara Rp80 hingga Rp760 per liter dibanding periode sebelumnya. Shell Super (RON 92) kini Rp12.050 per liter dan Shell V-Power (RON 95) Rp12.500 per liter.
Varian Shell V-Power Nitro+ (RON 98) dijual Rp12.720 per liter dan Shell V-Power Diesel (CN 51) Rp13.600 per liter. Sementara itu, jaringan SPBU BP menurunkan harga BBM antara Rp260 hingga Rp690 per liter.
BP 92 (RON 92) kini Rp12.050 per liter, BP Ultimate (RON 95) Rp12.500 per liter, dan BP Ultimate Diesel (CN 53) Rp13.600 per liter. Penurunan ini berlaku untuk semua varian utama BP di seluruh Indonesia, menyesuaikan dinamika pasar.
Harga BBM Vivo dan Distribusi di Seluruh Indonesia
SPBU Vivo mengikuti tren penurunan harga BBM dengan rentang Rp10 hingga Rp650 per liter. Varian Revvo 92 (RON 92) dijual Rp12.050 per liter dan Revvo 95 (RON 95) Rp12.500 per liter, sedangkan Diesel Primus Plus (CN 51) mencapai Rp13.610 per liter.
Pertamina juga menurunkan harga BBM non-subsidi secara nasional mulai 1 Februari 2026. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap stabil untuk menjaga daya beli masyarakat.
Rincian Harga BBM Berdasarkan Wilayah di Indonesia
Di Sumatera dan sekitarnya, Pertalite dijual Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp12.100–12.400 per liter tergantung wilayah. Pertamax Turbo berkisar Rp13.000–13.250 per liter, sedangkan Biosolar tetap Rp6.800 per liter.
Dexlite dan Pertamina Dex masing-masing Rp13.550–14.100 per liter tergantung lokasi, termasuk FTZ Sabang dan Batam. Di Jawa dan Bali, harga Pertalite Rp10.000 per liter dan Pertamax Rp11.800 per liter, dengan Dexlite Rp13.250 per liter dan Pertamina Dex Rp13.500 per liter.
Di Nusa Tenggara Barat dan Timur, harga serupa berlaku untuk varian Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan BBM solar. Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua juga menyesuaikan harga sesuai kebijakan nasional dan kondisi pasar lokal.
Dampak Penurunan Harga BBM terhadap Konsumsi dan Transportasi
Penurunan harga BBM memberikan keringanan langsung bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor setiap hari. Masyarakat dapat mengatur pengeluaran transportasi harian lebih efisien tanpa mengorbankan kebutuhan lainnya.
Selain rumah tangga, sektor logistik dan transportasi publik juga merasakan manfaatnya. Penurunan harga bahan bakar membantu menekan biaya operasional, yang berdampak positif terhadap harga jasa dan distribusi barang.
Perubahan harga BBM mencerminkan respons cepat sektor energi terhadap dinamika pasar global dan kebijakan domestik. Langkah ini dilakukan agar keseimbangan industri, kebutuhan masyarakat, dan stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Dengan rincian harga yang jelas di seluruh wilayah, konsumen dapat memilih BBM sesuai kebutuhan dan anggaran. Informasi ini juga membantu perencanaan perjalanan dan konsumsi energi secara lebih bijak.
Secara keseluruhan, penurunan harga BBM Februari 2026 menunjukkan upaya operator SPBU menjaga daya beli masyarakat. Fleksibilitas harga dan transparansi distribusi menjadi kunci agar manfaat dapat dirasakan luas di semua lapisan masyarakat.
Zahra Kurniawati
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Menu Lebaran Tanpa Santan yang Tetap Gurih Nikmat dan Cocok Untuk Keluarga
- Selasa, 17 Maret 2026
11 Ide Lauk Kering Praktis untuk Bekal Perjalanan Mudik Jauh Agar Tetap Nikmat
- Selasa, 17 Maret 2026
8 Inovasi Nastar Kekinian Unik dan Lezat yang Wajib Dicoba Saat Hari Raya
- Selasa, 17 Maret 2026
Tips Menikmati Gohu Ikan Segar Khas Ternate di Meja Berbuka Puasa Praktis
- Selasa, 17 Maret 2026
Berita Lainnya
Deretan Rumah Subsidi di Kabupaten Buleleng Bali yang Bisa Dibeli Hanya Rp 185 Juta
- Senin, 16 Maret 2026
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia Per 16 Maret 2026
- Senin, 16 Maret 2026













