Update Harga Perak 18 Februari 2026: Turun ke $73,54 Dipicu Penguatan Dolar AS
- Rabu, 18 Februari 2026
JAKARTA - Harga perak mengalami tekanan tajam setelah dolar AS menguat ke level tertinggi dalam satu minggu terakhir. Pelemahan ini semakin diperkuat meredanya ketegangan antara AS dan Iran, yang sebelumnya memicu permintaan safe haven.
Pergerakan Harga Perak Terbaru
Harga perak spot ditutup merosot 4,07% pada level $73,54 per ounce. Sedangkan harga perak berjangka AS kontrak Maret 2026 berakhir turun 5,67% pada harga yang sama, $73,54 per ounce.
Baca JugaRekomendasi Saham Trading Akhir Pekan Saat IHSG Melemah dan Volatilitas Tinggi
Kenaikan indeks dolar menjadi faktor utama pelemahan harga perak. Investor mengalihkan perhatian dari logam mulia ke aset berdenominasi dolar karena potensi return lebih tinggi.
Selain itu, meredanya ketegangan AS-Iran memicu likuidasi panjang pada perak. Iran mengumumkan telah mencapai “kesepakatan umum” dengan AS terkait kesepakatan nuklir, mengurangi permintaan untuk aset safe haven.
Komentar The Fed Dorong Pelemahan Logam Mulia
Gubernur Fed, Michael Barr, menyatakan kemungkinan besar suku bunga akan tetap stabil “untuk beberapa waktu.” Pernyataan hawkish ini menambah tekanan pada harga perak dan logam mulia lainnya.
Investor kini menunggu sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis malam ini. Data tersebut meliputi Durable Goods Orders Desember, Building Permits November-Desember, dan Housing Starts November-Desember AS.
Durable Goods Orders diperkirakan menurun, sedangkan Building Permits diproyeksikan meningkat. Sementara Housing Starts diperkirakan mengalami penurunan, memberikan sinyal mixed bagi pasar.
Prediksi Pergerakan Harga Perak Berikutnya
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga perak akan bergerak lemah jika penguatan dolar berlanjut. Meredanya ketegangan geopolitik dan potensi hawkish Fed juga dapat menekan permintaan logam mulia.
Jika harga perak turun lebih lanjut, support diperkirakan berada pada level $70,76 hingga $67,97 per ounce. Sebaliknya, jika ada rebound, perak bisa bergerak menuju resistance di kisaran $77,39 hingga $81,23 per ounce.
Tabel Harga dan Prediksi Perak AS
| Instrumen | Harga Penutupan | Perubahan | Support | Resistance |
|---|---|---|---|---|
| Perak Spot | $73,54 | -4,07% | $70,76-$67,97 | $77,39-$81,23 |
| Perak Berjangka Maret 2026 | $73,54 | -5,67% | $70,76-$67,97 | $77,39-$81,23 |
Pasar logam mulia tetap sensitif terhadap faktor geopolitik dan kebijakan moneter AS. Oleh karena itu, investor disarankan memperhatikan perkembangan data ekonomi dan pernyataan pejabat The Fed.
Harga perak kemungkinan akan tetap berada dalam tekanan jangka pendek hingga ada kepastian arah kebijakan moneter dan stabilitas geopolitik global. Investor harus siap menghadapi volatilitas tinggi dan bergerak hati-hati dalam mengambil posisi.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu Hujan Ringan Hingga Sedang BMKG Imbau Waspada
- Sabtu, 28 Maret 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Pesisir Jawa Hingga Pertengahan April 2026 Waspada
- Sabtu, 28 Maret 2026
Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket
- Sabtu, 28 Maret 2026
Berita Lainnya
Harga Kripto Melemah Serentak Bitcoin Ethereum Dan Altcoin Tertekan Hari Ini
- Sabtu, 28 Maret 2026
Harga Bitcoin Melemah Ke Rp 1,125 Miliar Sentimen Global Tekan Pasar Kripto
- Sabtu, 28 Maret 2026
Update Harga Emas Antam Hari Ini Stabil Lengkap Rincian dan Pajaknya Terbaru
- Sabtu, 28 Maret 2026
Harga Emas Perhiasan Hari Ini Turun Rp2190000 Per Gram Cek Rinciannya Lengkap
- Sabtu, 28 Maret 2026













