Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp4,65 Triliun Januari 2026 dengan Pertumbuhan Signifikan
- Selasa, 24 Februari 2026
JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,65 triliun pada Januari 2026, tumbuh 16,25 persen secara year on year dibandingkan Rp4 triliun pada periode sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong peningkatan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar 10,2 persen YoY, menunjukkan strategi bisnis dan pengelolaan risiko yang efektif.
Penyaluran Kredit Meningkat Signifikan ke Berbagai Sektor
Bank Mandiri menyalurkan kredit senilai Rp1.511,4 triliun pada Januari 2026, tumbuh 15,62 persen YoY. Ekspansi kredit tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset sekaligus mendukung sektor produktif, termasuk UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah.
Baca JugaSaham Diborong Asing Sebelum Libur Lebaran Ini Sepuluh Pilihan Menarik Investor
Total aset perseroan tercatat Rp2.191,9 triliun, naik 13,96 persen YoY. Kenaikan ini mencerminkan penguatan fungsi intermediasi dan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas pembiayaan ke sektor ekonomi riil.
Penguatan Struktur Dana Pihak Ketiga (DPK)
Dana Pihak Ketiga (bank only) mencapai Rp1.635,5 triliun, meningkat 17,29 persen YoY. Struktur dana didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) sebesar 73 persen, mendukung efisiensi biaya dana dan memperkuat likuiditas bank.
Pertumbuhan DPK ini sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah. Dengan likuiditas yang sehat, Bank Mandiri mampu menyalurkan kredit lebih luas tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.
Pendapatan Berbasis Komisi dan Fee Based Income (FBI)
Pendapatan berbasis komisi mencatatkan pertumbuhan solid karena meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. Fee Based Income (FBI) recurring tumbuh 16,1 persen YoY, memperkuat struktur pendapatan yang seimbang dan berkelanjutan.
Rasio Cost to Income Ratio (CIR) membaik menjadi 37,75 persen, turun 3,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya serta produktivitas yang meningkat, mendukung kinerja keuangan yang lebih optimal.
Tabel Ringkasan Kinerja Keuangan Bank Mandiri Januari 2026
| Keterangan | Nilai (Rp Triliun) | Pertumbuhan YoY (%) |
|---|---|---|
| Laba Bersih | 4,65 | 16,25 |
| Penyaluran Kredit | 1.511,4 | 15,62 |
| Total Aset | 2.191,9 | 13,96 |
| Dana Pihak Ketiga (DPK) | 1.635,5 | 17,29 |
| Fee Based Income (FBI) | - | 16,1 |
| Cost to Income Ratio (CIR) | 37,75% | -3,44 ppt |
| Net Interest Income (NII) | - | 10,2 |
Dengan kinerja yang solid di awal tahun, Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku ekonomi nasional. Sinergi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan yang menguntungkan nasabah dan perekonomian.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Resep Bakwan Kol Murah Meriah Gurih Renyah Cocok Untuk Ide Jualan Laris
- Kamis, 26 Maret 2026
Resep Seblak Bandung Anti Lembek Pedas Gurih Nikmat Mudah Dibuat Di Rumah
- Kamis, 26 Maret 2026
Bag Charm dan Keychain Lucu Gemas Bikin Tas Polos Makin Stylish Kekinian
- Kamis, 26 Maret 2026
Cara Membuat Bolu Cokelat Kukus Lembut Praktis Tanpa Mixer Anti Gagal Dirumah
- Kamis, 26 Maret 2026
Cara Membuat Cireng Salju Renyah Luar Lembut Dalam Anti Alot Mudah Dirumah
- Kamis, 26 Maret 2026
Berita Lainnya
IHSG Menguat Usai Libur Panjang Nyepi Dan Idulfitri Dibuka Positif Pagi Ini
- Rabu, 25 Maret 2026
Kurs Dolar Bank Besar Tembus Rp17000 Rupiah Masih Tertekan Di Pasar Domestik
- Rabu, 25 Maret 2026












