Kamis, 26 Maret 2026

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp4,65 Triliun Januari 2026 dengan Pertumbuhan Signifikan

Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp4,65 Triliun Januari 2026 dengan Pertumbuhan Signifikan
Bank Mandiri Catat Laba Bersih Rp4,65 Triliun Januari 2026 dengan Pertumbuhan Signifikan

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp4,65 triliun pada Januari 2026, tumbuh 16,25 persen secara year on year dibandingkan Rp4 triliun pada periode sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong peningkatan pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) sebesar 10,2 persen YoY, menunjukkan strategi bisnis dan pengelolaan risiko yang efektif.

Penyaluran Kredit Meningkat Signifikan ke Berbagai Sektor

Bank Mandiri menyalurkan kredit senilai Rp1.511,4 triliun pada Januari 2026, tumbuh 15,62 persen YoY. Ekspansi kredit tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset sekaligus mendukung sektor produktif, termasuk UMKM dan pelaku usaha di berbagai daerah.

Baca Juga

Saham Diborong Asing Sebelum Libur Lebaran Ini Sepuluh Pilihan Menarik Investor

Total aset perseroan tercatat Rp2.191,9 triliun, naik 13,96 persen YoY. Kenaikan ini mencerminkan penguatan fungsi intermediasi dan komitmen Bank Mandiri dalam memperluas pembiayaan ke sektor ekonomi riil.

Penguatan Struktur Dana Pihak Ketiga (DPK)

Dana Pihak Ketiga (bank only) mencapai Rp1.635,5 triliun, meningkat 17,29 persen YoY. Struktur dana didominasi dana murah dengan rasio Current Account Saving Account (CASA) sebesar 73 persen, mendukung efisiensi biaya dana dan memperkuat likuiditas bank.

Pertumbuhan DPK ini sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah. Dengan likuiditas yang sehat, Bank Mandiri mampu menyalurkan kredit lebih luas tanpa mengorbankan stabilitas keuangan.

Pendapatan Berbasis Komisi dan Fee Based Income (FBI)

Pendapatan berbasis komisi mencatatkan pertumbuhan solid karena meningkatnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis. Fee Based Income (FBI) recurring tumbuh 16,1 persen YoY, memperkuat struktur pendapatan yang seimbang dan berkelanjutan.

Rasio Cost to Income Ratio (CIR) membaik menjadi 37,75 persen, turun 3,44 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya serta produktivitas yang meningkat, mendukung kinerja keuangan yang lebih optimal.

Tabel Ringkasan Kinerja Keuangan Bank Mandiri Januari 2026

KeteranganNilai (Rp Triliun)Pertumbuhan YoY (%)
Laba Bersih4,6516,25
Penyaluran Kredit1.511,415,62
Total Aset2.191,913,96
Dana Pihak Ketiga (DPK)1.635,517,29
Fee Based Income (FBI)-16,1
Cost to Income Ratio (CIR)37,75%-3,44 ppt
Net Interest Income (NII)-10,2

Dengan kinerja yang solid di awal tahun, Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan pelaku ekonomi nasional. Sinergi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem menjadi kunci pertumbuhan berkelanjutan yang menguntungkan nasabah dan perekonomian.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

IHSG Menguat Usai Libur Panjang Nyepi Dan Idulfitri Dibuka Positif Pagi Ini

IHSG Menguat Usai Libur Panjang Nyepi Dan Idulfitri Dibuka Positif Pagi Ini

Bitcoin Dan Kripto Melemah Usai Ketegangan Global Mereda Pasar Mulai Konsolidasi

Bitcoin Dan Kripto Melemah Usai Ketegangan Global Mereda Pasar Mulai Konsolidasi

Rekomendasi Kripto Hari Ini SUI VIRTUAL S Strategi Trading Di Tengah Konsolidasi Pasar

Rekomendasi Kripto Hari Ini SUI VIRTUAL S Strategi Trading Di Tengah Konsolidasi Pasar

Rupiah Melemah Ke Rp16917 Per Dolar AS Saat Mata Uang Asia Menguat

Rupiah Melemah Ke Rp16917 Per Dolar AS Saat Mata Uang Asia Menguat

Kurs Dolar Bank Besar Tembus Rp17000 Rupiah Masih Tertekan Di Pasar Domestik

Kurs Dolar Bank Besar Tembus Rp17000 Rupiah Masih Tertekan Di Pasar Domestik