Minggu, 22 Maret 2026

Bank Indonesia Jaga Inflasi Melalui Kelompok Tani: Greenhouse Mekar Nadi Sari Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Bank Indonesia Jaga Inflasi Melalui Kelompok Tani: Greenhouse Mekar Nadi Sari Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani
Bank Indonesia Jaga Inflasi Melalui Kelompok Tani: Greenhouse Mekar Nadi Sari Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

JAKARTA - Di tengah suasana sejuk Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, hujan yang turun pada Kamis sore, 22 Mei 2025, memberikan nuansa damai bagi warga setempat. Di antara hamparan lahan sawah dan pepohonan, terdapat sebuah greenhouse berukuran 9x16 meter yang dikelola oleh Kelompok Tani Ternak (KTT) Mekar Nadi Sari.

Greenhouse sebagai Solusi Pertanian Modern

Greenhouse yang dibangun secara semi-permanen ini dilengkapi dengan atap plastik ultraviolet dan jaring-jaring untuk mencegah masuknya hama atau serangga. Dengan teknologi ini, KTT Mekar Nadi Sari mampu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman meskipun menghadapi tantangan cuaca yang tidak menentu.

Baca Juga

BRI Dirikan Posko Mudik BRImo 2026 di 5 Rest Area Tol Jawa, Hadirkan Layanan Istirahat, Kesehatan, dan Promo untuk Pemudik Lebaran

I Made Sandi, salah seorang petani di Banjar Dinas Munduk Andong, Desa Bangli, Baturiti, Tabanan, yang juga mengelola greenhouse serupa, menjelaskan bahwa teknologi smart farming yang diterapkan dalam greenhouse memungkinkan pengolahan lahan, pemupukan, penyiraman, dan pemberian nutrisi dilakukan secara digital. "Dengan teknologi ini, kami dapat memantau dan mengatur kondisi tanaman secara real-time, sehingga hasil pertanian menjadi lebih optimal," ujarnya. 

Penerapan Pertanian Organik dan Tumpang Sari

Selain teknologi greenhouse, petani di Desa Baturiti juga menerapkan pertanian organik dan sistem tumpang sari untuk meningkatkan hasil pertanian dan mengurangi risiko gagal panen. Wayan Sumerta, petani asal Dusun Bangah, Desa Baturiti, menjelaskan bahwa dengan sistem tumpang sari, mereka menanam berbagai jenis tanaman seperti tomat, cabai, sayur hijau, dan bunga pacar secara bersamaan. "Jika satu jenis tanaman gagal, kami masih memiliki tanaman lain yang dapat dipanen," kata Wayan. 

Dukungan Pemerintah dan Lembaga Pendidikan

Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Baturiti mendukung penerapan pertanian organik dengan memberikan pelatihan dan penyuluhan kepada petani. Koordinator BPP Baturiti, Rai Purwanta, menyebutkan bahwa sekitar 30 persen petani di wilayahnya telah menerapkan pertanian organik. "Kami terus mendorong petani untuk menerapkan sistem organik, karena selain ramah lingkungan, juga meningkatkan kualitas hasil pertanian," ujarnya. 

Selain itu, Universitas Udayana juga berperan aktif dalam pembinaan petani di Desa Baturiti. Melalui program pengabdian masyarakat, Universitas Udayana memberikan penyuluhan tentang peningkatan kesehatan ternak sapi dan pemanfaatan limbah pertanian menjadi kompos organik. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. 

Prospek dan Tantangan ke Depan

Inovasi pertanian yang diterapkan di Desa Baturiti menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan petani. Namun, tantangan seperti perubahan iklim, keterbatasan akses terhadap teknologi, dan modal usaha masih menjadi hambatan yang perlu diatasi.

Untuk itu, diperlukan kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menyediakan pelatihan, akses terhadap teknologi, dan pembiayaan yang memadai bagi petani. Dengan dukungan tersebut, diharapkan pertanian di Desa Baturiti dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Inovasi pertanian yang diterapkan oleh KTT Mekar Nadi Sari di Desa Baturiti, seperti pembangunan greenhouse dan penerapan pertanian organik serta sistem tumpang sari, telah menunjukkan hasil yang positif dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani. Dukungan dari pemerintah dan lembaga pendidikan juga sangat penting dalam memperkuat keberlanjutan dan perkembangan sektor pertanian di wilayah ini.

Dengan terus mengembangkan inovasi dan kerjasama antara berbagai pihak, pertanian di Desa Baturiti dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di sektor pertanian.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula