Jumat, 03 April 2026

Folago Global Nusantara Sukses Balikkan Rugi Menjadi Laba Melalui Strategi Digital

Folago Global Nusantara Sukses Balikkan Rugi Menjadi Laba Melalui Strategi Digital
Folago Global Nusantara Sukses Balikkan Rugi Menjadi Laba Melalui Strategi Digital

JAKARTA - Emiten teknologi dan solusi digital, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX), berhasil membalikkan kerugian menjadi laba pada tahun buku 2025. Keberhasilan ini terjadi seiring dengan agenda ekspansi yang fokus pada lini bisnis digital.

Pendapatan neto perusahaan tercatat sebesar Rp 410,11 miliar, turun dari sebelumnya Rp 841,59 miliar. Penurunan ini sejalan dengan pergeseran core bisnis IRSX yang kini lebih efisien.

Lonjakan Laba Bersih dan Perubahan EPS

Baca Juga

Hino Motors Siap Penuhi Kebutuhan 10 Ribu Truk Operasional Kopdes Merah Putih di Seluruh Indonesia

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak hingga 4.767,91 persen menjadi Rp 25,3 miliar. Raihan ini jauh melampaui tahun sebelumnya yang masih mencatatkan rugi sebesar Rp 541,06 juta.

Laba per saham dasar turut naik menjadi Rp 4,60, menggantikan rugi per saham dasar Rp 0,08 pada periode sebelumnya. Peningkatan ini mencerminkan perbaikan kinerja keuangan yang signifikan bagi perusahaan.

Kontribusi Produk Digital Terhadap Pendapatan

Keberhasilan top line IRSX ditopang oleh diversifikasi pendapatan yang berfokus pada ekosistem digital. Produk digital menjadi kontributor utama dengan nilai mencapai Rp 291,75 miliar atau 71,14 persen dari total pendapatan.

Selain itu, jasa pemasaran digital memberikan sumbangan pendapatan sebesar Rp 96,44 miliar. Pendapatan dari komisi dan iklan gabungan mencapai Rp 18,76 miliar, sedangkan peranti lunak IRS mencatatkan Rp 3,16 miliar.

Kontrol Beban dan Kinerja Laba Bruto

Beban pokok pendapatan IRSX terkontrol di angka Rp 355,88 miliar, turun dari Rp 836,70 miliar pada periode sebelumnya. Akibatnya, laba bruto naik tajam hingga 1.007,73 persen menjadi Rp 54,23 miliar dari Rp 4,89 miliar.

Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp 18,57 miliar, meningkat dari Rp 4,94 miliar sebelumnya. Sementara itu, beban usaha lain-lain turun menjadi Rp 813 juta dari Rp 1,19 miliar, mencerminkan efisiensi operasional yang lebih baik.

Pertumbuhan Aset dan Posisi Kas

Hingga akhir Desember 2025, total aset IRSX meningkat 115,19 persen menjadi Rp 360,23 miliar dibandingkan periode 31 Desember 2024 sebesar Rp 167,40 miliar. Pertumbuhan ini menunjukkan ekspansi kapasitas perusahaan secara signifikan.

Posisi kas dan setara kas IRSX melonjak 3.950 persen menjadi Rp 110,15 miliar, naik dari sebelumnya Rp 2,72 miliar. Kenaikan kas ini memperkuat likuiditas dan kemampuan operasional perusahaan.

Kenaikan Liabilitas dan Struktur Modal

Liabilitas IRSX meningkat menjadi Rp 44,87 miliar, terutama akibat peningkatan utang usaha pihak ketiga sebesar Rp 32,69 miliar. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya volume operasional perusahaan.

Di sisi lain, total ekuitas tumbuh 92,78 persen menjadi Rp 315,36 miliar. Struktur permodalan tetap sehat dengan rasio Debt-to-Equity yang terjaga rendah, menandakan manajemen keuangan yang hati-hati.

Akuisisi dan Perubahan Pengendali

Perusahaan sebelumnya bernama PT Aviana Sinar Abadi Tbk resmi diakuisisi oleh PT Matra Tri Abadi (MTA) pada Agustus 2025. Akuisisi ini menjadikan MTA sebagai pengendali baru dan memicu perubahan nama menjadi PT Folago Global Nusantara Tbk.

Langkah ini diikuti dengan akuisisi dua perusahaan milik Baim Wong, yaitu PT Tiger Wong Internasional dan PT Jaya Gemilang Wong. Akuisisi tersebut memperkuat lini bisnis Multi Channel Networking (MCN) dan digital gift, menambah potensi pertumbuhan pendapatan.

Dampak Positif Ekspansi Digital Terhadap Kinerja

Fokus pada bisnis digital terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan dan laba. Diversifikasi produk dan layanan digital membuat perusahaan lebih tahan terhadap fluktuasi pasar tradisional.

Selain itu, pengembangan ekosistem digital membantu IRSX meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan margin keuntungan. Langkah ini sejalan dengan strategi pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Prospek dan Strategi Ke Depan

IRSX berencana untuk terus memperluas ekosistem digital melalui inovasi produk dan pengembangan layanan MCN. Perusahaan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan di sektor teknologi dan solusi digital, sejalan dengan tren transformasi digital di Indonesia.

Kombinasi penguatan modal, pertumbuhan aset, dan ekspansi bisnis digital menempatkan IRSX pada posisi yang lebih kompetitif. Manajemen optimistis kinerja keuangan dan laba akan terus membaik di tahun-tahun mendatang.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

DSSA Rencanakan Stock Split 1:25 untuk Tingkatkan Likuiditas dan Daya Tarik Saham

DSSA Rencanakan Stock Split 1:25 untuk Tingkatkan Likuiditas dan Daya Tarik Saham

BSA Logistics Tetapkan Harga IPO Rp168 Per Saham dan Siap Perkuat Ekspansi Nasional

BSA Logistics Tetapkan Harga IPO Rp168 Per Saham dan Siap Perkuat Ekspansi Nasional

DSSA Umumkan Jadwal Stock Split Rasio Besar untuk Tingkatkan Likuiditas Saham Investor

DSSA Umumkan Jadwal Stock Split Rasio Besar untuk Tingkatkan Likuiditas Saham Investor

Kinerja CTRA Meningkat Sepanjang 2025 Pendapatan dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan Tahunan

Kinerja CTRA Meningkat Sepanjang 2025 Pendapatan dan Laba Bersih Tumbuh Signifikan Tahunan

BDx Kantongi Pinjaman Rp5,4 Triliun untuk Perluas Infrastruktur Kecerdasan Buatan Regional

BDx Kantongi Pinjaman Rp5,4 Triliun untuk Perluas Infrastruktur Kecerdasan Buatan Regional