Jumat, 03 April 2026

WIKA Pacu Pembangunan Bendungan Jenelata di Sulawesi Selatan Untuk Ketahanan Pangan

WIKA Pacu Pembangunan Bendungan Jenelata di Sulawesi Selatan Untuk Ketahanan Pangan
WIKA Pacu Pembangunan Bendungan Jenelata di Sulawesi Selatan Untuk Ketahanan Pangan

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA terus mempercepat pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Hingga kuartal I 2026, progres proyek ini telah mencapai sekitar 25,2%.

Fokus utama pekerjaan saat ini mencakup galian tanah dan batuan di area spillway serta abutment bendungan. Selain itu, fondasi utama bendungan juga tengah dalam tahap pelaksanaan.

Sejumlah pekerjaan krusial seperti galian fondasi, perlindungan lereng, dan pembangunan akses jalan terus digenjot. Area main dam dipersiapkan untuk memasuki tahap penimbunan.

Baca Juga

Promo DAMRI Diskon Tiket AKAP Dua Puluh Persen Long Weekend April

Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi tulang punggung infrastruktur sumber daya air di Sulawesi Selatan. Kecepatan progres proyek menjadi indikator komitmen WIKA dalam mendukung pembangunan nasional.

Kontribusi Terhadap Asta Cita dan Ketahanan Air

Bendungan Jenelata merupakan bagian dari upaya WIKA mendukung agenda Asta Cita. Proyek ini fokus pada penguatan ketahanan pangan, ketahanan air, dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan.

Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menekankan manfaat jangka panjang dari proyek ini. Tidak hanya menyelesaikan konstruksi, bendungan juga diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Agung BW menyatakan, pembangunan bendungan mampu memperkuat ketahanan air dan mendukung produktivitas pertanian. Dampak sosial ekonomi yang dihasilkan diharapkan memberi manfaat besar bagi wilayah Sulawesi Selatan.

Selain aspek pembangunan fisik, WIKA menekankan keberlanjutan dan keadilan sosial dalam proyek ini. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan menjadi mitra strategis pembangunan nasional.

Teknologi Modern dalam Pelaksanaan Proyek

Pembangunan Bendungan Jenelata menggunakan teknologi Concrete Face Rockfill Dam (CFRD). Metode ini meningkatkan kekuatan dan stabilitas bendungan secara signifikan.

Selain itu, penerapan Building Information Modeling atau BIM 5D diterapkan untuk meningkatkan efisiensi proyek. Sistem ini memungkinkan pengendalian proyek secara terintegrasi dan akurat.

Penggunaan teknologi ini diharapkan mempercepat proses konstruksi. Proyek dapat berjalan sesuai jadwal dan mengurangi risiko kesalahan teknis.

WIKA memanfaatkan inovasi konstruksi untuk memastikan bendungan dapat beroperasi optimal. Hal ini mencerminkan profesionalisme perusahaan dalam manajemen proyek skala besar.

Manfaat Strategis Bendungan Jenelata

Bendungan Jenelata memiliki kapasitas tampungan mencapai 223,6 juta meter kubik. Bendungan ini dirancang untuk mengendalikan banjir di DAS Jeneberang.

Selain itu, bendungan akan menyediakan air irigasi bagi sekitar 25.783 hektare lahan pertanian. Hal ini penting untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Bendungan juga menjadi sumber air baku bagi masyarakat di Makassar, Gowa, Maros, dan Takalar. Ketersediaan air yang terjamin akan mendukung kehidupan sehari-hari dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Potensi bendungan dalam mendukung energi baru terbarukan juga disiapkan. Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA berkapasitas sekitar 7 MW dapat dimanfaatkan untuk transisi energi nasional.

Bendungan Jenelata diharapkan memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan. Infrastruktur ini sekaligus memperkuat posisi WIKA sebagai mitra pembangunan strategis nasional.

Target Penyelesaian dan Dampak Jangka Panjang

Proyek Bendungan Jenelata ditargetkan selesai pada 17 Juni 2028. Penyelesaian tepat waktu menjadi prioritas untuk memastikan manfaat bendungan dapat segera dirasakan.

Setelah selesai, bendungan akan menjadi salah satu infrastruktur strategis di Sulawesi Selatan. Peran bendungan dalam pengelolaan sumber daya air akan mendukung pembangunan ekonomi regional.

Selain aspek ekonomi, proyek ini juga memberi manfaat sosial dan lingkungan. Masyarakat sekitar akan mendapatkan akses air bersih dan perlindungan dari bencana banjir.

WIKA menekankan pentingnya pengelolaan berkelanjutan untuk memastikan bendungan tetap berfungsi optimal. Pemeliharaan rutin dan monitoring akan diterapkan setelah bendungan mulai beroperasi.

Bendungan Jenelata mencerminkan kombinasi antara teknologi modern dan manajemen proyek profesional. Hal ini menjadi contoh bagaimana infrastruktur besar dapat dibangun dengan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Keberhasilan proyek ini akan menjadi bukti kontribusi WIKA dalam mewujudkan ketahanan air nasional. Dukungan bagi sektor pertanian, energi, dan kebutuhan masyarakat semakin nyata melalui proyek ini.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Terbaru April Lengkap Tarif Murah

Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Terbaru April Lengkap Tarif Murah

Jadwal Lengkap KRL Solo Jogja Hari Ini Tarif Murah Jadwal Padat

Jadwal Lengkap KRL Solo Jogja Hari Ini Tarif Murah Jadwal Padat

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Hari Ini Tarif Murah Perjalanan Fleksibel

Jadwal Lengkap KRL Jogja Solo Hari Ini Tarif Murah Perjalanan Fleksibel

Jadwal Terbaru KA Bandara YIA Hari Ini Lengkap Tarif Dan Rute

Jadwal Terbaru KA Bandara YIA Hari Ini Lengkap Tarif Dan Rute

Jadwal Kapal Pelni Jakarta Makassar April 2026 Harga Tiket Dan Promo

Jadwal Kapal Pelni Jakarta Makassar April 2026 Harga Tiket Dan Promo