Sabtu, 11 Juli 2026

Dolar AS Kuat, Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun ke US$3.942

Dolar AS Kuat, Harga Emas Hari Ini Berpotensi Turun ke US$3.942
Harga Emas Dunia Diproyeksi Lanjut Melemah pada Rabu 1 Juli 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Nilai jual komoditas emas diestimasikan bakal terus mengalami tekanan pada sesi transaksi Rabu (1/7/2026) beriringan dengan masih kuatnya dominasi dari aksi lepas barang oleh pelaku pasar.

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, memberikan pandangan bahwa susunan teknikal pergerakan harga emas saat ini masih merefleksikan kecenderungan lesu (bearish) setelah langkah pemulihan nilainya kembali tertahan pada rentang pembatas resistance di level US$4.025 hingga US$4.063 per troy ounce. 

Kegagalan menembus zona tersebut mengindikasikan bahwa volume desakan jual saat ini masih jauh lebih masif ketimbang minat beli dari konsumen.

Baca Juga

Saham BBCA, MORA & ASII Pimpin Penguatan IHSG di Pagi Ini

Menurut penjelasannya, pemetaan grafik pergerakan harga komoditas ini pun terpantau terus membentuk formasi lower high, suatu indikator yang memperlihatkan bahwa tren pelemahan harga belum menyentuh titik akhir lantaran tiap-tiap momentum kenaikan belum sanggup melampaui level puncak yang dicapai sebelumnya.

"Selama harga masih berada di bawah area resistance utama, peluang bearish masih menjadi skenario yang lebih dominan. Pelaku pasar perlu memperhatikan area support sebagai target pergerakan selanjutnya," ujar Geraldo dalam risetnya, dikutip Rabu (1/7/2026).

Berlandaskan pada konfigurasi teknikal tersebut, Dupoin Futures memproyeksikan pergerakan harga emas memiliki peluang besar untuk menguji titik batas bawah (support) pada level US$3.942 per troy ounce. 

Jika batas harga tersebut berhasil ditembus ke bawah, maka ruang bagi penurunan lanjutan diprediksi bakal bergulir menuju level US$3.868 per troy ounce.

Sinyal mengenai pelemahan nilai jua