Sabtu, 04 April 2026

Wings Air Buka Penerbangan Reguler Rute Batam ke Dabo Tiga Kali Seminggu Mulai 14 Juni 2025

Wings Air Buka Penerbangan Reguler Rute Batam ke Dabo Tiga Kali Seminggu Mulai 14 Juni 2025
Wings Air Buka Penerbangan Reguler Rute Batam ke Dabo Tiga Kali Seminggu Mulai 14 Juni 2025

JAKARTA - Maskapai Wings Air kembali mengoperasikan penerbangan reguler rute Batam–Dabo Singkep, Kepulauan Riau, mulai tanggal 14 Juni 2025. Penerbangan ini dijadwalkan tiga kali seminggu, yakni setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu, memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku bisnis untuk menjelajahi wilayah Kepulauan Riau dengan lebih efisien.

Jadwal resmi yang diumumkan oleh Kantor Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Kelas III Dabo, Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, menyebutkan waktu keberangkatan penerbangan Batam ke Dabo pukul 13.40 WIB. Sedangkan penerbangan dari Dabo kembali ke Batam dijadwalkan pukul 15.00 WIB.

Tarif yang ditawarkan Wings Air untuk rute ini mulai dari Rp 756.300 per penumpang dari Batam ke Dabo dan Rp 615.800 dari Dabo ke Batam. Harga tiket yang kompetitif ini diharapkan dapat menarik minat lebih banyak penumpang, baik untuk perjalanan bisnis maupun pariwisata.

Baca Juga

Libur Paskah Penumpang Kereta Api Jakarta Tembus Puluhan Ribu Orang Perjalanan Meningkat

Untuk kemudahan pemesanan, tiket penerbangan Batam–Dabo dapat dipesan secara online melalui platform Bookcabin serta aplikasi pemesanan tiket populer seperti Traveloka, yang telah menjalin kerja sama dengan Wings Air. Layanan digital ini memberikan kemudahan akses bagi calon penumpang tanpa harus datang langsung ke bandara.

Kehadiran kembali penerbangan rute ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Kepulauan Riau. Selain mendukung mobilitas masyarakat, pembukaan rute ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal.

“Kami sangat menyambut baik kembalinya penerbangan Wings Air di rute Batam-Dabo. Ini akan memperlancar akses dan memperkuat konektivitas yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pariwisata di Kepulauan Riau,” ujar Kepala Kantor UPBU Kelas III Dabo, seperti dikutip dari pernyataannya.

Selain memperpendek waktu tempuh, penerbangan reguler ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk lebih mudah mengakses pasar yang lebih luas, termasuk bagi sektor UMKM dan pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga menaruh harapan besar agar rute Batam–Dabo ini dapat menjadi penggerak utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi dan mendukung berbagai program strategis pembangunan daerah.

Seiring dengan beroperasinya rute ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan layanan penerbangan yang semakin lengkap untuk berbagai kebutuhan, mulai dari perjalanan kerja, pendidikan, hingga kegiatan sosial budaya.

Dengan adanya rute penerbangan reguler Batam–Dabo dari Wings Air yang tersedia tiga kali dalam seminggu, diharapkan tingkat kunjungan dan mobilitas antar pulau di Kepulauan Riau meningkat signifikan, sehingga mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Prabowo Beri Hadiah Baju Untuk Bobby Anjing Presiden Korea Selatan

Prabowo Beri Hadiah Baju Untuk Bobby Anjing Presiden Korea Selatan

Prabowo Perintahkan BNPB Tangani Dampak Gempa Sulut Malut Secara Cepat

Prabowo Perintahkan BNPB Tangani Dampak Gempa Sulut Malut Secara Cepat

Mobil Listrik Harian Praktis Pilihan Terbaik Solusi Hemat Biaya Berkendara Modern

Mobil Listrik Harian Praktis Pilihan Terbaik Solusi Hemat Biaya Berkendara Modern

Daftar Harga Mobil Listrik Wuling April 2026 Terbaru Pilihan Terjangkau Indonesia

Daftar Harga Mobil Listrik Wuling April 2026 Terbaru Pilihan Terjangkau Indonesia

Kinerja Emiten Otomotif MPMX 2025 Pendapatan Rp16 Triliun Laba Bersih Turun

Kinerja Emiten Otomotif MPMX 2025 Pendapatan Rp16 Triliun Laba Bersih Turun