JAKARTA - Inovasi teknologi digital kini merambah ke sektor pertanian di Pandeglang, khususnya dalam budidaya cabai. Kelompok tani Taruna Mekar memanfaatkan sistem Smart Green House yang dilengkapi teknologi penyiraman otomatis dan pemantauan kelembaban serta suhu tanaman. Langkah ini bukan hanya menjawab tantangan cuaca, tapi juga mampu menggandakan hasil panen cabai hingga 1,5 kilogram per tanaman, jauh lebih produktif dibanding metode konvensional.
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pertanian Cabai
Kelompok tani Taruna Mekar di Pandeglang menggunakan perangkat digital canggih untuk mengoptimalkan budidaya cabai mereka. Dengan mengendalikan sistem penyiraman otomatis lewat gawai, petani dapat memastikan tanaman mendapatkan air secara tepat waktu tanpa harus khawatir cuaca ekstrem.
Baca JugaDorongan DMO Gas Bumi Dinilai Krusial Jaga Daya Saing Industri Keramik Nasional
Teknologi ini juga memungkinkan pemantauan kondisi lingkungan secara real-time, khususnya kelembaban dan suhu yang sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan cabai. Hal ini sangat penting untuk menghasilkan cabai berkualitas tinggi dengan hasil yang optimal.
Dampak Positif Smart Green House terhadap Produktivitas
Hasil yang didapatkan dari penggunaan teknologi ini terbukti signifikan. Per tanaman cabai mampu dipanen sebanyak 1,5 kilogram, atau dua kali lipat dari hasil yang diperoleh melalui cara konvensional. Dengan cara ini, petani tidak hanya mengurangi risiko kerugian akibat cuaca buruk, tapi juga meningkatkan efisiensi dan pendapatan mereka.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Lonjakan Arus Balik Lebaran H+4 DAMRI Tingkatkan Layanan dan Armada Penumpang
- Kamis, 26 Maret 2026
Jadwal KA Bandara YIA Lengkap Pilihan Transportasi Cepat Nyaman Yogyakarta 2026
- Kamis, 26 Maret 2026
Berita Lainnya
Strategi PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri Tetap Andal
- Rabu, 25 Maret 2026



.jpg)








