Selasa, 31 Maret 2026

10 Saham yang Dilirik Asing Saat IHSG Naik

10 Saham yang Dilirik Asing Saat IHSG Naik
10 Saham yang Dilirik Asing Saat IHSG Naik

JAKARTA - Kondisi pasar saham Indonesia menunjukkan performa yang cukup solid. Meskipun investor asing mencatatkan penjualan bersih, ternyata masih ada saham-saham tertentu yang justru tetap menjadi incaran asing. Fenomena ini menjadi menarik di tengah penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) selama beberapa hari terakhir.

Dalam empat hari perdagangan berturut-turut, IHSG terus mencatatkan penguatan. Pada penutupan terakhir, indeks naik sebesar 61,45 poin atau 0,88% dan berakhir di level 7.005,37. Kenaikan ini turut didukung oleh nilai transaksi yang aktif dan sentimen positif dari dalam negeri.

IHSG Naik, Tapi Asing Justru Net Sell

Baca Juga

Bank Indonesia Perkuat Instrumen SVBI Dan SUVBI Demi Stabilitas Rupiah Global

Di tengah tren positif ini, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp394,18 miliar di seluruh pasar. Rinciannya, Rp351,31 miliar terjadi di pasar reguler dan Rp42,87 miliar di pasar negosiasi dan tunai.

Nilai transaksi keseluruhan mencapai Rp13,37 triliun, melibatkan 21,42 miliar saham dalam 1,28 juta kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, 375 saham ditutup menguat, 204 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Meskipun demikian, investor asing tidak sepenuhnya melepas posisi. Masih ada beberapa saham yang masuk dalam daftar net buy, menunjukkan bahwa saham-saham tersebut tetap menarik dan prospektif di mata investor asing.

Ini 10 Saham Pilihan Asing Saat IHSG Menguat

Mengutip data dari Stockbit, berikut adalah 10 saham yang paling banyak dibeli investor asing pada perdagangan Kamis:

-PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp174,38 miliar

-PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp120,01 miliar

-PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) – Rp65,01 miliar

-PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) – Rp64,91 miliar

-PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp62,54 miliar

-PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) – Rp25,36 miliar

-PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) – Rp25,29 miliar

-PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) – Rp19,76 miliar

-PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) – Rp18,59 miliar

-PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) – Rp18,28 miliar

Saham-saham tersebut tersebar di berbagai sektor, mulai dari perbankan, pertambangan, energi, hingga barang konsumsi. Kecenderungan investor asing untuk tetap membeli saham-saham unggulan ini menunjukkan kepercayaan terhadap fundamental dan prospek jangka panjang perusahaan-perusahaan tersebut.

Meski aliran dana asing sempat keluar, aksi beli pada saham-saham tertentu menjadi sinyal penting bahwa sentimen positif terhadap pasar saham Indonesia masih ada. Di tengah dinamika pasar global dan regional, saham-saham pilihan asing tersebut bisa menjadi indikator minat dan arah investasi selanjutnya.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

11 Emiten Jumbo Siap IPO 2026 Bursa Efek Indonesia Catat Sektornya

11 Emiten Jumbo Siap IPO 2026 Bursa Efek Indonesia Catat Sektornya

Bank Indonesia Luncurkan Repo Valas Perkuat Likuiditas Dan Stabilitas Rupiah Nasional

Bank Indonesia Luncurkan Repo Valas Perkuat Likuiditas Dan Stabilitas Rupiah Nasional

Harga Emas Perhiasan Turun Hari Ini 30 Maret 2026 Termurah Segini

Harga Emas Perhiasan Turun Hari Ini 30 Maret 2026 Termurah Segini

Harga Emas Antam Turun 30 Maret 2026 Selisih Buyback Jadi Sorotan

Harga Emas Antam Turun 30 Maret 2026 Selisih Buyback Jadi Sorotan

Harga Perak Antam Turun Tajam 30 Maret 2026 Investor Waspadai Tren

Harga Perak Antam Turun Tajam 30 Maret 2026 Investor Waspadai Tren