Minggu, 29 Maret 2026

Wijaya Karya Garap Pembangunan Tahap Awal Bandara Kertajati

Wijaya Karya Garap Pembangunan Tahap Awal Bandara Kertajati
Wijaya Karya Garap Pembangunan Tahap Awal Bandara Kertajati

JAKARTA - Pembangunan Bandara Internasional Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, memasuki tahap penting dengan dimulainya pekerjaan konstruksi sisi darat. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. memimpin konsorsium pembangunan dalam paket tahap 1A, bekerja sama dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Nilai proyek yang digarap konsorsium ini mencapai Rp1,395 triliun, khususnya untuk pembangunan gedung utama penumpang yang termasuk dalam paket kedua proyek.

Penunjukan konsorsium ini dilakukan oleh PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB), setelah melalui proses seleksi ketat yang mencakup evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi. Surat penunjukan pemenang tender tertanggal 23 November 2015, dengan nomor 7/SPPBJ-PKP/BKIB/XI/2015.

Baca Juga

Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket

"Penetapan pemenang tender pada proyek tersebut berdasarkan evaluasi administrasi, teknis, harga, kualifikasi, dan verifikasi yang telah dilakukan PT BJIB," ujar Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Suradi Wongso, dalam keterangan resminya, Rabu, 23 Desember 2015.

Wijaya Karya memperoleh porsi pekerjaan sebesar 55 persen dari total nilai kontrak yang disepakati dalam proyek ini.

Lingkup Pekerjaan dan Jadwal Pembangunan

Proyek pembangunan akan berlangsung selama 24 bulan kalender kerja, terhitung sejak tanggal yang akan ditetapkan dalam penandatanganan kontrak kerja antara konsorsium dan pihak pemberi kerja.

Adapun ruang lingkup pekerjaan konsorsium mencakup pembangunan struktur bangunan, pekerjaan arsitektur, sistem mekanikal, elektrikal, plumbing, serta instalasi perangkat elektronik pendukung lainnya.

Bandara Internasional Kertajati dirancang berdiri di atas lahan seluas 1.000 hektar. Pada tahap awal pelaksanaan, lahan yang akan dimanfaatkan mencapai 646 hektar. Pembangunan bandara ini menjadi proyek strategis nasional dalam mendukung pertumbuhan transportasi udara di wilayah Jawa Barat.

Bandara Kertajati juga akan menjadi solusi untuk mendukung aktivitas Bandara Husein Sastranegara di Bandung yang selama ini mengalami keterbatasan daya tampung akibat meningkatnya jumlah penumpang setiap tahunnya.

Bandara baru ini ditargetkan mampu menampung volume penumpang dan kargo yang lebih besar, sekaligus meningkatkan konektivitas penerbangan domestik dan internasional dari wilayah barat Pulau Jawa.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja Kutoarjo Akhir Pekan Maret 2026 Lengkap Resmi

Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja Kutoarjo Akhir Pekan Maret 2026 Lengkap Resmi

Lonjakan Arus Balik Lebaran Garuda Indonesia Layani Penumpang Rekor Harian Tertinggi

Lonjakan Arus Balik Lebaran Garuda Indonesia Layani Penumpang Rekor Harian Tertinggi

Garuda Indonesia Optimistis Tahun 2026 Jadi Titik Balik Pemulihan Kinerja Perusahaan

Garuda Indonesia Optimistis Tahun 2026 Jadi Titik Balik Pemulihan Kinerja Perusahaan

TOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan

TOBA Siapkan Dividen Buyback Rights Issue Saat Transisi Bisnis Energi Hijau Berjalan

Laba Darma Henwa Melejit Tajam Tahun 2025 Didukung Pendapatan Akuisisi Strategis Baru

Laba Darma Henwa Melejit Tajam Tahun 2025 Didukung Pendapatan Akuisisi Strategis Baru