Minggu, 29 Maret 2026

Laba PT PP Anjlok di Semester I 2025, Pendapatan Masih Melemah

Laba PT PP Anjlok di Semester I 2025, Pendapatan Masih Melemah
Laba PT PP Anjlok di Semester I 2025, Pendapatan Masih Melemah

JAKARTA - Di tengah tekanan industri konstruksi dan keterbatasan proyek infrastruktur pemerintah, kinerja PT?PP (Persero) Tbk pada semester pertama 2025 mengalami penurunan signifikan. Laba bersih perseroan turun lebih dari separuh, seiring pendapatan yang juga terkontraksi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja Keuangan Semester I 2025

Hingga akhir Juni 2025, PT?PP mencatat pendapatan usaha sebesar Rp?6,70 triliun, melemah 23,7% dari Rp?8,79 triliun pada semester pertama 2024. Segmen konstruksi masih mendominasi kontribusi dengan Rp?5,52 triliun, diikuti oleh segmen EPC Rp?486 miliar dan properti Rp?327 miliar.

Baca Juga

Pelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh

Dampak penurunan pendapatan tersebut turut menekan laba kotor menjadi Rp?922 miliar, atau turun 11,4% dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, laba bersih merosot drastis 55,61% menjadi Rp?65,25 miliar, dari Rp?147 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pergeseran Proyek dan Tantangan Bisnis

Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran sumber pendapatan, di mana kontribusi pelanggan BUMN kini lebih besar dibanding proyek infrastruktur pemerintah yang sebelumnya dominan. Meski total kontrak baru telah mencapai Rp?9,37 triliun hingga pertengahan 2025, angka ini baru memenuhi 33% dari target tahunan Rp?28,5 triliun.

Diversifikasi melalui jasa pertambangan juga belum mampu mendongkrak kinerja secara signifikan. Kontribusinya masih terbatas di angka Rp?106,7 miliar atau hanya sekitar 10% dari total kontrak baru.

Langkah Perbaikan di Semester II

Manajemen PTPP telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memulihkan kinerja pada semester kedua 2025, di antaranya:

Mempercepat pelaksanaan proyek yang sedang berjalan

Memaksimalkan pencairan piutang proyek

Meningkatkan efisiensi dan sinergi antar BUMN Karya

Mencari peluang bisnis di luar proyek anggaran pemerintah

Perseroan menargetkan laba bersih tahun 2025 bisa mencapai Rp?157 miliar, dengan proyeksi pendapatan naik menjadi Rp?18,25 triliun. Momentum realisasi proyek strategis nasional di kuartal akhir tahun diharapkan menjadi pendorong utama pemulihan kinerja.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447

Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447

PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi

PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi

KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar

KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar

Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket

Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket

Pelni Semarang Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Jangan Kehabisan Tiket Penumpang

Pelni Semarang Prediksi Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Jangan Kehabisan Tiket Penumpang