JAKARTA - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) resmi mendapatkan peringkat idA+ dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Penetapan ini menggarisbawahi posisi keuangan perusahaan yang dinilai memadai, sekaligus menunjukkan besarnya dukungan dari induk usaha, PT Hutama Karya (Persero) atau PTHK.
Pefindo menekankan bahwa salah satu pendorong utama peringkat tersebut adalah tingginya kemungkinan dukungan dari PTHK (idAA-/Stabil) terhadap HKI, baik dari sisi operasional maupun finansial.
“Peringkat tersebut terutama didorong oleh tingkat kemungkinan yang sangat kuat akan adanya dukungan dari induk usaha – PT Hutama Karya (Persero),” tulis Pefindo.
Baca JugaPelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh
Profil Kredit dan Faktor Penilaian
Dalam evaluasinya, Pefindo menyebutkan bahwa profil kredit berdiri sendiri HKI cukup kuat, didukung oleh kepemilikan order book yang solid serta kondisi keuangan yang memadai. Namun, perusahaan tetap menghadapi tantangan berupa risiko siklikal dari sektor konstruksi dan execution risk pada proyek non-konstruksi yang dikerjakan.
Setiap perubahan peringkat PTHK, sebagai induk, akan berpengaruh langsung pada peringkat HKI. Pefindo menambahkan, peningkatan sinergi dan kontribusi pendapatan HKI secara signifikan terhadap PTHK dalam jangka panjang bisa mendorong kenaikan peringkat di masa depan.
“Kami juga dapat menaikkan peringkat HKI apabila perusahaan mampu meningkatkan kontribusi pendapatan secara signifikan terhadap PTHK secara berkelanjutan, yang mengindikasikan sinergi yang lebih kuat,” jelas Pefindo.
Sebaliknya, peringkat bisa turun jika hubungan dengan PTHK melemah, misalnya akibat divestasi kepemilikan yang material, penurunan kontrol, atau berkurangnya integrasi bisnis antarperusahaan.
Riwayat dan Kepemilikan HKI
HKI didirikan pada 2010 dengan nama Hakapole, yang fokus pada manufaktur tiang pancang. Perubahan nama menjadi PT Hutama Karya Infrastruktur terjadi pada 2015, sejalan dengan pergeseran fokus bisnis ke konstruksi infrastruktur, terutama mendukung penugasan pemerintah kepada PTHK dalam pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra.
Per 31 Desember 2024, struktur kepemilikan HKI adalah sebagai berikut:
99,75% dimiliki oleh PT Hutama Karya (Persero)
0,25% dimiliki oleh Yayasan Kesejahteraan Karyawan PTHK
Dengan dukungan penuh dari induk usaha dan prospek proyek infrastruktur yang masih besar, HKI diharapkan mampu menjaga kinerja keuangan yang solid dan mempertahankan kepercayaan pasar ke depannya.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Rekomendasi Tempat Makan Nasi Lesah Magelang Paling Enak Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Batagor Tanpa Ikan Gurih Kenyal Ekonomis Ala Abang Abang Nikmat
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Kakiage Gurih Renyah Ala Jepang Mirip Bakwan Sayur Praktis Rumahan
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Sayur Bening Oyong Soun Praktis Lezat Sehat Bergizi untuk Keluarga
- Minggu, 29 Maret 2026
Rekomendasi Tempat Makan Lesehan Bandung Paling Enak Nyaman Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Berita Lainnya
Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447
- Minggu, 29 Maret 2026
PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi
- Minggu, 29 Maret 2026
KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar
- Minggu, 29 Maret 2026
Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket
- Sabtu, 28 Maret 2026










-1765360758252(1).jpeg)

