JAKARTA - Kebijakan baru dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara diproyeksikan membawa efisiensi besar bagi keuangan negara. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menyampaikan bahwa penerapan aturan baru mengenai pembatasan tantiem bagi dewan komisaris BUMN dapat menghemat hingga Rp8 triliun per tahun.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi penguatan tata kelola BUMN sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan dana perusahaan pelat merah. Rosan menjelaskan, kebijakan tersebut telah tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor S-063/DI-BP/VII/2025 yang dikeluarkan pada bulan lalu.
“Penghematannya itu dari yang kita lakukan itu conservatively sekitar Rp8 triliun per tahun. Jadi kajiannya kita bikin lengkap,” kata Rosan saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta.
Baca JugaPelni Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik Lebaran Hingga H Plus Tujuh
Fokus Efisiensi di BUMN
Melalui SE tersebut, anggota dewan komisaris BUMN beserta anak usahanya tidak lagi diperkenankan menerima tantiem, insentif kinerja, insentif khusus, insentif jangka panjang, atau bentuk penghasilan lain yang dikaitkan dengan capaian kinerja perusahaan. Aturan ini menjadi bagian dari langkah reformasi untuk memastikan remunerasi yang diberikan sesuai prinsip efisiensi dan akuntabilitas.
Rosan menambahkan bahwa kebijakan ini bukan hanya sekadar pemotongan insentif, melainkan strategi untuk menciptakan budaya kinerja yang lebih sehat. Dengan efisiensi yang tercapai, dana perusahaan bisa lebih fokus dialokasikan untuk pengembangan bisnis, investasi strategis, dan proyek hilirisasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Penghematan hingga Rp8 triliun per tahun diharapkan dapat memperkuat kapasitas BUMN untuk bersaing di pasar global, sekaligus mengurangi beban pada keuangan negara.
Laporan Langsung ke Presiden
Rosan menjelaskan bahwa laporan resmi mengenai proyeksi efisiensi ini telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan itu berlangsung di Istana Kepresidenan pada Rabu, 6 Agustus 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, Rosan menegaskan komitmen Danantara untuk terus mendukung agenda pemerintah dalam mengefisienkan BUMN dan mempercepat hilirisasi. Beberapa jam kemudian, ia juga mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Dengan kebijakan ini, Danantara optimistis BUMN dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan profesionalisme pengelolaan, sejalan dengan arahan Presiden.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Rekomendasi Tempat Makan Nasi Lesah Magelang Paling Enak Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Batagor Tanpa Ikan Gurih Kenyal Ekonomis Ala Abang Abang Nikmat
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Kakiage Gurih Renyah Ala Jepang Mirip Bakwan Sayur Praktis Rumahan
- Minggu, 29 Maret 2026
Resep Sayur Bening Oyong Soun Praktis Lezat Sehat Bergizi untuk Keluarga
- Minggu, 29 Maret 2026
Rekomendasi Tempat Makan Lesehan Bandung Paling Enak Nyaman Wajib Dicoba
- Minggu, 29 Maret 2026
Berita Lainnya
Transaksi SPKLU PLN Naik Empat Kali Lipat Saat Mudik Idul Fitri 1447
- Minggu, 29 Maret 2026
PLN Berikan Listrik Gratis Warga Flores Timur Terdampak Erupsi Lewotobi
- Minggu, 29 Maret 2026
KAI Jakarta Pastikan Layanan Arus Balik Lebaran 2026 Tetap Optimal Lancar
- Minggu, 29 Maret 2026
Jadwal Kapal Pelni Rute Dobo ke Merauke April 2026 Lengkap Harga Tiket
- Sabtu, 28 Maret 2026










-1765360758252(1).jpeg)

