Rabu, 01 April 2026

Negara Paling Aktif Belanja Online di Dunia 2025

Negara Paling Aktif Belanja Online di Dunia 2025
Negara Paling Aktif Belanja Online di Dunia 2025

JAKARTA - Belanja online kini bukan lagi sekadar tren, melainkan bagian penting dari gaya hidup global. Kemudahan bertransaksi tanpa meninggalkan rumah membuat banyak negara mendorong warganya untuk mengandalkan belanja digital. Beberapa negara bahkan mencatat lebih dari sepertiga aktivitas belanja dilakukan secara online, menegaskan dominasi e-commerce dalam kehidupan sehari-hari.

Amerika Serikat dan China Memimpin

Amerika Serikat tercatat sebagai negara dengan transaksi belanja online terbesar di dunia pada 2024, dengan 33,7% belanja ritel dilakukan secara daring. Platform populer seperti Amazon dan eBay masih menjadi favorit utama warga Amerika Serikat.

Baca Juga

Strategi Jasindo Antisipasi Lonjakan Klaim Asuransi Tani Padi Akibat El Nino Ekstrem

Di posisi kedua, China mencatat persentase belanja online sebesar 31,2%. Popularitas belanja daring di China didukung ekosistem e-commerce lokal seperti Taobao, JD, TMall, Pinduoduo, dan Alibaba, menjadikannya sebagai pasar digital yang sangat dinamis.

Selain dua negara di atas, Inggris menempati posisi ketiga dengan 23,2%, diikuti Korea Selatan 22,0% dan Belanda 20,9%. Secara global, rata-rata aktivitas belanja online berada di angka 17,3%.

Negara Asia Tenggara dan Posisi Indonesia

Menariknya, Indonesia tidak masuk dalam daftar 25 negara paling gemar belanja online menurut DataReportal. Di Asia Tenggara, hanya Singapura (12,2%) dan Thailand (11,4%) yang tercatat sebagai penggemar belanja daring di daftar tersebut. Chile menempati posisi terbawah dengan 11,0% aktivitas belanja yang dilakukan secara online.

Berikut daftar lengkap persentase belanja online di beberapa negara teratas:

Amerika Serikat: 33,7%

China: 31,2%

Inggris: 23,2%

Korea Selatan: 22,0%

Belanda: 20,9%

Kanada: 17,9%

Jepang: 16,2%

Italia: 14,9%

Jerman: 14,6%

Norwegia: 14,5%

Irlandia: 14,0%

Swedia: 14,0%

Australia: 13,8%

Prancis: 13,4%

Spanyol: 13,3%

Denmark: 13,3%

Polandia: 13,3%

Argentina: 13,2%

Austria: 12,9%

Finlandia: 12,8%

Republik Ceko: 12,7%

Singapura: 12,2%

Thailand: 11,4%

Swiss: 11,3%

Chile: 11,0%

Fenomena ini menunjukkan bagaimana e-commerce mengubah pola konsumsi global. Negara-negara dengan penetrasi internet tinggi dan ekosistem digital kuat cenderung memiliki persentase belanja online lebih besar, sementara negara lain, termasuk Indonesia, masih memiliki potensi pertumbuhan yang signifikan di sektor ini.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 75.000 Per Gram Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 75.000 Per Gram Terbaru

Harga Emas UBS Dan Galeri 24 Pegadaian Hari Ini Naik Terbaru

Harga Emas UBS Dan Galeri 24 Pegadaian Hari Ini Naik Terbaru

Harga Perak Antam Ikut Naik Seiring Lonjakan Harga Emas Hari Ini

Harga Perak Antam Ikut Naik Seiring Lonjakan Harga Emas Hari Ini

Harga Perak Antam Naik Signifikan Hari Ini 1 April 2026 Terbaru

Harga Perak Antam Naik Signifikan Hari Ini 1 April 2026 Terbaru

IHSG Dibuka Melejit Hari Ini Lima Saham Top Gainers Naik Tajam

IHSG Dibuka Melejit Hari Ini Lima Saham Top Gainers Naik Tajam