Rabu, 01 April 2026

PLN Dukung SNI FABA untuk Dorong Pertanian Berkelanjutan

PLN Dukung SNI FABA untuk Dorong Pertanian Berkelanjutan
PLN Dukung SNI FABA untuk Dorong Pertanian Berkelanjutan

JAKARTA - PT PLN (Persero) menyambut positif penetapan Standar Nasional Indonesia (SNI) 9387:2025 oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) terkait Fly Ash and Bottom Ash (FABA). 

Limbah sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) ini kini bisa dimanfaatkan sebagai pembenah tanah dan bahan baku pupuk, sejalan dengan konsep waste to value, mengubah limbah menjadi sumber daya bernilai ekonomi tinggi yang aman dan bermanfaat bagi sektor pertanian.

Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Hendro Kusumo, menjelaskan bahwa SNI FABA resmi ditetapkan pada 2 Oktober 2025, memberikan kepastian hukum dan teknis bagi seluruh pihak yang ingin memanfaatkan FABA.

Baca Juga

Jasa Raharja Catat Santunan Puluhan Miliar di Lebaran 2026, Korban Jiwa Turun Hingga 30 Persen

“Fungsi utama standar ini adalah pedoman agar FABA bisa digunakan dengan aman, baik sebagai pembenah tanah maupun bahan baku pupuk,” ujarnya.

Strategi SNI FABA Dorong Ekonomi Hijau

Hendro menegaskan, SNI FABA memiliki urgensi strategis:

Menjamin konsistensi mutu produk FABA

Menjamin keamanan lingkungan dan konsumen

Mendukung ekonomi sirkular dan ekonomi hijau

Meningkatkan nilai tambah dan inovasi industri

Memberikan kepastian regulasi dan dasar sertifikasi

“Dengan standar ini, produk turunan FABA naik kelas menjadi lebih terpercaya, sekaligus memanfaatkan potensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan,” tambah Hendro.

Melalui langkah ini, BSN menekankan komitmen pada standar yang berorientasi pada kualitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan masyarakat.

PLN Optimalkan Pemanfaatan FABA

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, menegaskan bahwa SNI FABA menjadi tonggak penting transformasi pengelolaan limbah PLTU menjadi sumber daya bernilai ekonomi dan sosial.

“Dengan SNI ini, pemanfaatan FABA punya pedoman yang jelas dan terpercaya. FABA tidak lagi dianggap limbah, tetapi aset yang mendukung pertanian dan ekonomi lokal,” ujar Rizal.

PLN telah menginisiasi beragam inovasi pemanfaatan FABA: pengerasan jalan, bahan bangunan, pembenah tanah, kompos, dan media tanam untuk pertanian produktif. Dari 47 PLTU di Indonesia, tersedia potensi lebih dari 1,2 juta ton FABA per tahun yang bisa diolah menjadi produk bernilai ekonomi.

Di beberapa lokasi demonstrasi plot seperti PLTU Labuan, Bengkayang, Pacitan, dan Air Anyir, pemanfaatan FABA terbukti meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

SNI FABA: Standar Mutu, Keamanan, dan Keberlanjutan

Rizal menekankan, keberadaan SNI sangat penting untuk memastikan pemanfaatan FABA memenuhi standar keselamatan, mutu, dan keberlanjutan.

“Dengan SNI ini, PLN tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. FABA kini bukan lagi masalah, melainkan solusi untuk sektor pertanian,” pungkas Rizal.

Langkah ini menegaskan sinergi antara energi, lingkungan, dan pertanian melalui inovasi pemanfaatan limbah PLTU yang berbasis standar nasional.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Garuda Indonesia Group Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026, Kinerja Penerbangan Meningkat

Garuda Indonesia Group Layani Lebih dari 1 Juta Penumpang Saat Lebaran 2026, Kinerja Penerbangan Meningkat

ASDP Indonesia Ferry Catat Lonjakan Kendaraan Pasca Lebaran 2026, Jalur Ketapang Gilimanuk Semakin Padat

ASDP Indonesia Ferry Catat Lonjakan Kendaraan Pasca Lebaran 2026, Jalur Ketapang Gilimanuk Semakin Padat

Angkutan Kereta Api Sumsel Catat 77 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Minat Masyarakat Terus Meningkat

Angkutan Kereta Api Sumsel Catat 77 Ribu Penumpang Lebaran 2026, Minat Masyarakat Terus Meningkat

Naik Kapal Pelni KM Kelud di Tahun 2026: Panduan Jadwal, Rute, dan Fasilitas Lengkap untuk Penumpang Antarpulau

Naik Kapal Pelni KM Kelud di Tahun 2026: Panduan Jadwal, Rute, dan Fasilitas Lengkap untuk Penumpang Antarpulau

Jadwal KRL Solo-Jogja 2026 Lengkap dari Pagi Hingga Malam untuk Mobilitas Harian Warga

Jadwal KRL Solo-Jogja 2026 Lengkap dari Pagi Hingga Malam untuk Mobilitas Harian Warga