PTPP Pacu Pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap I-2, Target Selesai Lebih Cepat
- Senin, 10 November 2025
JAKARTA - PT PP Tbk (PTPP) terus mendorong percepatan pembangunan Pelabuhan Patimban Tahap I-2 Paket 6 di Subang, Jawa Barat.
Proyek Strategis Nasional (PSN) ini bernilai Rp5,48 triliun dan ditargetkan selesai lebih cepat dari rencana kontrak.
Pelabuhan Patimban dirancang sebagai simpul logistik maritim utama dengan kapasitas hingga 7,5 juta TEUs.
Fungsi utamanya adalah memperlancar arus ekspor-impor sekaligus mendorong pertumbuhan industri manufaktur di Jawa Barat.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menegaskan bahwa seluruh pekerjaan dijalankan dengan disiplin tinggi.
Perusahaan fokus pada mutu, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu untuk memastikan kualitas proyek tetap prima.
Baca JugaJasa Raharja Catat Santunan Puluhan Miliar di Lebaran 2026, Korban Jiwa Turun Hingga 30 Persen
Progres Pembangunan dan Strategi Percepatan
Hingga kini, progres konstruksi Pelabuhan Patimban telah mencapai 72,89%, menunjukkan akselerasi signifikan dari jadwal awal.
PTPP optimis proyek dapat selesai lebih cepat berkat sinergi tim lapangan, manajemen yang baik, dan sistem pengawasan digital.
Meskipun sempat menghadapi tantangan pasokan material reklamasi akibat penutupan izin tambang di Subang, PTPP tetap menjaga keberlanjutan pekerjaan.
Koordinasi intensif dengan instansi terkait dan mitra strategis memastikan setiap tahap konstruksi berjalan lancar.
Perusahaan juga mengimplementasikan sistem manajemen proyek digital untuk mengawasi progres, anggaran, dan timeline pekerjaan.
Pendekatan ini memungkinkan efisiensi, transparansi, dan kontrol biaya yang lebih baik sepanjang proyek.
Pengakuan dan Prestasi Keselamatan
Proyek Patimban mendapatkan pengakuan nasional dan internasional atas prestasi keselamatannya.
PTPP meraih RoSPA Gold Award pada 2024 dan 2025, serta mencatat Zero Accident hingga lima juta jam kerja tanpa LTA.
Rekam jejak ini menegaskan komitmen PTPP dalam menjaga mutu, keselamatan, dan produktivitas proyek.
Prestasi ini juga menjadi bukti nyata kemampuan konstruksi nasional Indonesia menghadirkan karya kelas dunia.
Optimisme dan Manfaat Pelabuhan
Joko Raharjo menyatakan optimisme perusahaan untuk menyelesaikan Pelabuhan Patimban dengan kualitas tinggi sesuai standar internasional.
Capaian proyek ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai hub logistik maritim regional yang kompetitif.
Pelabuhan Patimban nantinya akan memperlancar ekspor-impor barang industri, menurunkan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi rantai pasok nasional.
Keberadaan pelabuhan ini juga berpotensi mendorong investasi industri, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Jawa Barat.
Dengan pengelolaan profesional, penerapan teknologi digital, dan disiplin tinggi terhadap HSE, PTPP menunjukkan bahwa proyek besar tetap dapat berjalan cepat dan aman.
Pelabuhan Patimban menjadi simbol transformasi BUMN Karya modern yang andal dan mampu bersaing di tingkat global.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Allo Bank Antisipasi Risiko Kredit dengan Naikkan Impairment Awal Tahun 2026
- Rabu, 01 April 2026











