Rabu, 01 April 2026

Perubahan Rute Kereta Api Jakarta Mulai Desember, 6 KA Tak Berhenti Lagi

Perubahan Rute Kereta Api Jakarta Mulai Desember, 6 KA Tak Berhenti Lagi
Perubahan Rute Kereta Api Jakarta Mulai Desember, 6 KA Tak Berhenti Lagi

JAKARTA - Mulai 1 Desember 2025, sejumlah perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tidak lagi berhenti di Stasiun Jatinegara. Penyesuaian ini dilakukan untuk mengefisiensikan operasi kereta dan memperlancar arus penumpang di wilayah Daop 1 Jakarta.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyebutkan setidaknya ada enam KA yang terdampak. KA tersebut sebelumnya berhenti di Jatinegara dan kini akan melanjutkan perjalanan tanpa pemberhentian di stasiun ini.

Keenam KA itu meliputi KA Manahan (61B) relasi Solo Balapan–Gambir dan KA Bogowonto (103B) relasi Lempuyangan–Pasar Senen. Selanjutnya ada KA Gajahwong (105B) Lempuyangan–Pasar Senen, KA Gunung Jati (119B) Semarang Tawang–Gambir, KA Cakrabuana (121B) Purwokerto–Gambir, serta KA Parahyangan (137B) Bandung–Gambir.

Baca Juga

Wapres Gibran Rakabuming Raka Segera Berkantor di IKN Ini Jadwal Terbarunya

Penghapusan pemberhentian ini diharapkan mempercepat waktu tempuh dan mengurangi kepadatan di Stasiun Jatinegara. PT KAI juga melakukan penyesuaian pola perhentian bagi KA yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta.

Pola Perhentian Baru dan Selisih Waktu Tempuh

Salah satu KA yang mengalami perubahan adalah KA Fajar Utama Yogyakarta (110B) relasi Pasar Senen–Yogyakarta. Sebelumnya KA ini berhenti di Stasiun Bekasi, Karawang, dan Cikampek, namun mulai 1 Desember 2025 hanya berhenti di Bekasi dan Karawang untuk naik-turun penumpang.

Setelah meninggalkan Karawang, KA Fajar Utama akan berhenti di Haurgelis, Terisi, Jatibarang, Cirebon, Ciledug, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, dan tiba di Yogyakarta. Perubahan pola perhentian ini tidak memengaruhi keselamatan perjalanan, justru diharapkan membuat perjalanan lebih lancar.

Selisih waktu tempuh akibat penyesuaian rata-rata kurang dari 10 menit. Hal ini dianggap tidak signifikan dan tidak berdampak terhadap jadwal keseluruhan KA yang bersangkutan.

Berikut tabel ringkasan perubahan pola perhentian enam KA di Daop 1 Jakarta:

KARelasiPerhentian LamaPerhentian Baru
Manahan (61B)Solo Balapan–GambirJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara
Bogowonto (103B)Lempuyangan–Pasar SenenJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara
Gajahwong (105B)Lempuyangan–Pasar SenenJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara
Gunung Jati (119B)Semarang Tawang–GambirJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara
Cakrabuana (121B)Purwokerto–GambirJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara
Parahyangan (137B)Bandung–GambirJatinegaraTanpa berhenti di Jatinegara

Alasan Penyesuaian dan Efisiensi Operasi

Penyesuaian pola operasi kereta dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan. Selain itu, perubahan ini juga bertujuan meningkatkan efisiensi operasi dan memaksimalkan kelancaran kedatangan serta keberangkatan KA.

Ixfan menekankan pentingnya calon penumpang menyesuaikan rencana perjalanan mereka. Penumpang disarankan untuk mengecek jadwal terbaru melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI, atau kanal informasi lainnya.

Perubahan ini juga diharapkan mengurangi kepadatan di stasiun-stasiun tertentu. Dengan begitu, waktu boarding dan alur penumpang menjadi lebih tertata, sekaligus mengurangi potensi keterlambatan.

Penyesuaian ini tidak hanya berlaku untuk KA jarak jauh, tetapi juga berdampak pada rute-rute yang menghubungkan beberapa kota besar di Pulau Jawa. Hal ini mencerminkan komitmen KAI dalam meningkatkan layanan dan pengalaman perjalanan bagi penumpang.

Imbauan Bagi Calon Penumpang

Calon penumpang diminta menyiapkan perjalanan lebih awal dan memperhatikan stasiun pemberhentian baru. Terutama bagi penumpang yang biasa naik-turun di Stasiun Jatinegara, harus merencanakan alternatif stasiun berhenti lain.

Penyesuaian pola perhentian juga bertujuan mempermudah manajemen arus penumpang di jalur kereta padat. Dengan informasi terbaru, perjalanan kereta menjadi lebih aman, nyaman, dan efisien.

Selain itu, penumpang juga diimbau memperhatikan waktu tempuh terbaru yang tercantum dalam jadwal. Meskipun selisihnya tidak besar, ketepatan waktu tetap penting untuk meminimalkan gangguan perjalanan.

Pola perhentian baru diharapkan memberikan pengalaman perjalanan lebih lancar bagi semua penumpang. PT KAI terus berupaya menyesuaikan jadwal operasional agar tetap responsif terhadap kebutuhan transportasi masyarakat.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Pemerintah Tetapkan Batas Pembelian BBM Subsidi Maksimal Lima Puluh Liter

Pemerintah Tetapkan Batas Pembelian BBM Subsidi Maksimal Lima Puluh Liter

PT Pos Properti Optimis Tumbuh Delapan Belas Persen Meski Krisis Properti

PT Pos Properti Optimis Tumbuh Delapan Belas Persen Meski Krisis Properti

MPR Resmi Terapkan Work From Anywhere dan WFH Mulai 1 April Demi Efisiensi Anggaran Nasional

MPR Resmi Terapkan Work From Anywhere dan WFH Mulai 1 April Demi Efisiensi Anggaran Nasional

Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Demi Efisiensi Energi dan Digitalisasi Pelayanan Publik

Pemerintah Terapkan WFH Setiap Jumat untuk ASN Demi Efisiensi Energi dan Digitalisasi Pelayanan Publik

Pemerintah Optimalisasi Program MBG Demi Efisiensi Anggaran Negara Tanpa Mengurangi Perhatian pada Anak dan Lansia

Pemerintah Optimalisasi Program MBG Demi Efisiensi Anggaran Negara Tanpa Mengurangi Perhatian pada Anak dan Lansia