Senin, 30 Maret 2026

Diprediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Nataru

Diprediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Nataru
Diprediksi 2,9 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Nataru

JAKARTA - Jakarta kembali bersiap menghadapi arus lalu lintas tinggi menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). 

Kepolisian memproyeksikan sekitar 2,9 juta kendaraan akan meninggalkan ibu kota untuk berlibur ke berbagai daerah.

Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas), Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan proyeksi ini dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis. Prediksi ini menunjukkan peningkatan dibanding hari normal dan sedikit lebih tinggi dibanding Nataru tahun sebelumnya.

Baca Juga

Volume Kendaraan Arus Balik Idulfitri 2026 ke Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat Signifikan

Peningkatan Arus Kendaraan Dibanding Hari Normal

Menurut Agus, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta naik 12 persen atau sekitar 255.669 unit dibanding hari biasa. Sementara jika dibandingkan Nataru 2024, terjadi kenaikan 0,6 persen atau 26.328 kendaraan.

“Kalau prediksi Nataru hanya ada peningkatan 12,2 persen terhadap normal, naik 0,9 persen terhadap 2024,” jelas Agus. Meski angka ini relatif lebih kecil dibanding lonjakan pada libur Idul Fitri 2025, peningkatan tetap perlu diantisipasi agar arus lalu lintas tetap lancar.

Strategi Pengendalian Kemacetan

Korlantas menegaskan kesiapan menghadapi kemacetan dengan berbagai skema pengaturan lalu lintas, termasuk one way atau contraflow. Langkah ini akan diterapkan sesuai kondisi aktual di lapangan untuk menjaga arus kendaraan tetap lancar.

“Prediksinya boleh, tapi kondisi saat itu kalau harus dilakukan one way kami lakukan one way karena kami standby di command center,” ujar Agus. Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya koordinasi antar tol dan jalan arteri agar distribusi kendaraan merata.

Rute Utama dan Distribusi Kendaraan

Berdasarkan data Korlantas, sebagian besar kendaraan akan mengarah ke tiga jalur utama: barat (Cikupa-Merak) sebanyak 888.000 kendaraan, timur (Tol Trans Jawa) sekitar 960.000 kendaraan, dan selatan (Bandung-Ciawi) sekitar 672.000 kendaraan.

Agus menekankan bahwa pemantauan traffic accounting sangat penting untuk menilai beban jalan tol dan arteri. “Ketika nanti kita lakukan one way antar tol dan arteri, harus seimbang sehingga cara bertindak harus ada perhitungan dengan parameternya,” kata Agus.

Kesiapan Command Center dan Koordinasi

Command center Korlantas akan menjadi pusat pengawasan arus lalu lintas selama Nataru 2025-2026. Semua data akan dipantau real time untuk menentukan skema pengaturan kendaraan terbaik.

Dengan persiapan matang, termasuk patroli dan pengaturan rekayasa lalu lintas, diharapkan libur Natal dan Tahun Baru di Jakarta tetap aman dan lancar. Pemerintah dan kepolisian juga mengimbau masyarakat mematuhi rambu dan aturan, agar perjalanan liburan nyaman dan terhindar dari kemacetan parah.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Menteri ESDM Tegaskan 13 Proyek Hilirisasi Energi Tingkatkan Nilai Tambah Dalam Negeri

Menteri ESDM Tegaskan 13 Proyek Hilirisasi Energi Tingkatkan Nilai Tambah Dalam Negeri

Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Jadi Motor Utama Transformasi Peternakan Nasional

Program Makan Bergizi Gratis Diprediksi Jadi Motor Utama Transformasi Peternakan Nasional

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Tinjau Lokasi PSEL Energi Listrik Malang

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Tinjau Lokasi PSEL Energi Listrik Malang

BRIN Dorong Transformasi Industri Peternakan Global Lewat Kolaborasi Ilmiah dan Teknologi Baru

BRIN Dorong Transformasi Industri Peternakan Global Lewat Kolaborasi Ilmiah dan Teknologi Baru

Cara Mudah Skrining BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN dan Website Untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini

Cara Mudah Skrining BPJS Kesehatan Lewat Mobile JKN dan Website Untuk Deteksi Penyakit Sejak Dini