JAKARTA - Barcelona kembali meraih kemenangan di La Liga setelah menundukkan Deportivo Alaves 3-1 di Spotify Camp Nou.
Hasil itu menjadi penanda kebangkitan tim pasca kekalahan dari Chelsea di Liga Champions, sekaligus mengembalikan kepercayaan diri skuad.
Meski menang, perhatian langsung tertuju pada ekspresi Hansi Flick yang terlihat murung di bangku cadangan usai pertandingan. Foto pelatih asal Jerman itu viral dan memunculkan spekulasi mengenai kondisi tim.
Baca JugaBezzecchi Menang Dominan MotoGP Amerika 2026 Marc Marquez Gagal Podium Lagi
Klarifikasi Klub dan Konteks Ekspresi Flick
Menurut laporan Mundo Deportivo, Barcelona menegaskan tidak ada masalah internal terkait ekspresi Flick. Klub menyatakan pelatih hanya mengekspresikan kekecewaan terhadap sejumlah insiden di lapangan, bukan konflik internal.
Flick sempat berbicara dengan Raphinha setelah pertandingan. Ia mengungkapkan, “Setelah akhir pertandingan, Raphinha mengatakan hal yang sama seperti terakhir kali: Kami akan berkembang.
Kami akan jauh lebih baik pada pertandingan mendatang.” Percakapan itu menegaskan dukungan moral tim dan fokus pada perbaikan teknik permainan.
Kartu Merah Staf dan Keputusan Wasit
Salah satu pemicu frustrasi Flick adalah keputusan wasit mengeluarkan kartu merah untuk pelatih kiper Jose Ramon de la Fuente dan asisten Marcus Sorg. Keduanya dianggap memprotes dari area bangku cadangan, meski Flick menilai keputusan itu berlebihan.
Absennya dua staf penting tersebut membuat Flick harus menyiapkan strategi alternatif untuk menghadapi laga berikutnya melawan Atletico Madrid dan Real Betis. Situasi ini menambah tekanan di tengah jadwal padat La Liga.
Kontroversi Penalti dan Insiden Lain di Lapangan
Selain kartu merah, Flick juga kesal karena penalti yang tidak diberikan kepada Lamine Yamal pada babak pertama. Winger muda Barcelona dijatuhkan bek Alaves, Victor Parada, di kotak penalti. Namun wasit Miguel Angel Ortiz Arias dan VAR yang dikendalikan Jorge Figueroa Vazquez tidak menindaklanjuti.
Serangkaian keputusan itu membuat Flick menutup laga dengan perasaan jengkel. Meskipun tim menang, standar tinggi yang diterapkan pelatih tercermin dari reaksi dan dialognya dengan pemain.
Modal Positif untuk Laga Berikutnya
Kemenangan atas Alaves tetap menjadi modal penting Barcelona. Fleksibilitas taktik, motivasi pemain, dan dukungan moral dari kapten seperti Raphinha menjadi kunci menjaga momentum tim.
Penjelasan klub terhadap ekspresi Flick meredakan keresahan fans, menunjukkan bahwa kekhawatiran berlebihan tidak perlu terjadi. Saat menghadapi jadwal padat, keterbukaan dan komunikasi menjadi elemen penting menjaga stabilitas tim.
Wildan Dwi Aldi Saputra
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Berita Lainnya
Prediksi Timnas Indonesia Vs Bulgaria Uji Kualitas Garuda Di Final FIFA Series 2026
- Senin, 30 Maret 2026
Barcelona Tawarkan Kontrak Baru Lewandowski Masa Depan Masih Tanda Tanya Besar
- Senin, 30 Maret 2026
Real Madrid Khawatir Vinicius Junior Absen Laga Krusial Karena Risiko Cedera
- Senin, 30 Maret 2026
Bintang Muda Real Madrid Thiago Pitarch Pilih Spanyol Tolak Rayuan Maroko
- Senin, 30 Maret 2026












