Halal Kini Jadi Nilai Tambah Industri Nasional dan Tren Gaya Hidup Anak Muda
- Selasa, 02 Desember 2025
JAKARTA - Sekretaris Utama Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Muhammad Aqil Irham, menegaskan bahwa halal bukan sekadar kewajiban regulatif. Halal harus dipandang sebagai reputasi dan kultur yang menentukan daya saing industri halal nasional.
“Halal harus dianggap sebagai nilai tambah, bukan beban,” ujar Aqil Irham dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 2 Desember 2025. Pandangan ini menekankan pentingnya mengintegrasikan standar halal ke dalam strategi bisnis, bukan sekadar formalitas administrasi.
Ekosistem JPH Terintegrasi dan Membuka Profesi Baru
Baca JugaTarif Listrik PLN Stabil April–Juni 2026 Meski Krisis Energi Global Melanda Dunia
Aqil menjelaskan bahwa penguatan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (JPH) membuat ekosistem industri halal semakin terintegrasi dan adaptif. Hal ini mendorong terciptanya profesi baru, seperti auditor halal, penyelia halal, dan juru sembelih halal (Juleha), yang memiliki standar kompetensi melalui SKKNI.
Kehadiran profesi tersertifikasi tersebut tidak hanya membuka lapangan kerja baru, tetapi juga meningkatkan kredibilitas ekosistem halal nasional. Dengan standar kompetensi yang jelas, industri halal dapat menghadirkan produk lebih terpercaya dan berkualitas tinggi.
Tantangan UMKM dan Sertifikasi Halal
Meski ekosistem halal berkembang, Aqil Irham menekankan masih ada pekerjaan rumah besar. Utamanya adalah meningkatkan kesadaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar sertifikasi halal dijadikan jaminan kualitas, bukan sekadar label formalitas.
“Bila UMKM menjadikan halal sebagai bagian dari standar, produk mereka akan lebih berkualitas, bermutu, dan kompetitif,” jelasnya. Hal ini menegaskan pentingnya edukasi dan pendampingan UMKM agar sertifikasi halal menjadi nilai tambah nyata bagi produk mereka.
Generasi Muda dan Tren Gaya Hidup Halal
Selain itu, Aqil menyoroti peran generasi muda yang menjadikan halal sebagai bagian dari gaya hidup. Preferensi mereka dalam memilih makanan, minuman, kosmetik, hingga fesyen dipengaruhi pertimbangan halal, mendorong pertumbuhan pasar halal yang signifikan.
“Ketika anak muda sudah menjadikan halal sebagai lifestyle, maka pasar halal tumbuh besar. Pelaku usaha harus bersiap membaca dan menangkap peluang tersebut,” ujar Aqil. Hal ini membuka peluang bagi pelaku industri untuk mengembangkan inovasi produk yang sesuai dengan tren konsumsi halal generasi muda.
Halal Sebagai Nilai Tambah dan Peluang Ekonomi
Halal kini tidak hanya menjadi syarat regulatif, tetapi juga strategi bisnis yang meningkatkan daya saing. Dengan integrasi ekosistem JPH, sertifikasi kompetensi profesi baru, dan kesadaran generasi muda, industri halal memiliki peluang pertumbuhan yang besar.
Ekosistem halal yang berkembang memberikan manfaat ganda: memperkuat kualitas produk sekaligus membuka pasar domestik dan internasional. Pelaku usaha yang mampu memanfaatkan tren ini akan memperoleh posisi kompetitif yang kuat di pasar global.
Kesimpulan dan Outlook Industri Halal
Peningkatan kesadaran dan adopsi halal oleh pelaku UMKM dan generasi muda akan menjadi pendorong utama pertumbuhan industri halal. Sertifikasi halal yang dikelola BPJPH menjadi sarana memastikan kualitas produk sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pelaku usaha.
Dengan strategi ini, industri halal nasional diprediksi akan semakin kompetitif, adaptif, dan mampu merespons perubahan tren gaya hidup. Halal bukan lagi kewajiban semata, tetapi juga alat untuk meningkatkan reputasi, inovasi, dan daya saing industri Indonesia di pasar global.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Arus Balik Lebaran Pelni H7 Angkut 153 Ribu Penumpang Tiket Terjual Tinggi
- Senin, 30 Maret 2026
Bank Indonesia Perkuat Instrumen SVBI Dan SUVBI Demi Stabilitas Rupiah Global
- Senin, 30 Maret 2026
Kurs Dolar Dekati Rp17000 Rupiah Melemah Dipicu Sentimen Global Dan Domestik
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Hari Ini Senin 30 Maret 2026 di Seluruh Indonesia
- Senin, 30 Maret 2026
Tarif Listrik PLN Triwulan II Tahun 2026 Tetap, Simak Cara Hitung Token Efisien
- Senin, 30 Maret 2026
Inilah 5 Pilihan Rumah Subsidi Murah di Majalengka yang Cocok Untuk Keluarga Muda
- Senin, 30 Maret 2026












