Minggu, 29 Maret 2026

EMJ Capital Luncurkan Treasury Kripto, Strategi Multi-Aset

EMJ Capital Luncurkan Treasury Kripto, Strategi Multi-Aset
EMJ Capital Luncurkan Treasury Kripto, Strategi Multi-Aset

JAKARTA - Hedge fund EMJ Capital yang dipimpin Eric Jackson bersiap meluncurkan EMJX, perusahaan treasury kripto yang fokus pada investasi bitcoin, Ethereum, dan sejumlah kripto kecil. 

Langkah ini dilakukan di tengah harga bitcoin yang masih jauh di bawah level tertingginya baru-baru ini.

“Batas berikutnya adalah treasury digital yang dikelola risiko,” ujar Jackson. Menurutnya, strategi ini memungkinkan perusahaan meraih keuntungan ketika pasar kripto naik, sekaligus membatasi risiko penurunan besar.

Baca Juga

Harga Saham Hari Ini 29 Maret 2026 Sentimen Global Domestik Penggerak IHSG

Strategi Multi-Aset dan Lindung Nilai

Berbeda dengan perusahaan treasury kripto lain, EMJX akan menerapkan strategi multi-aset dan lindung nilai aktif. Ini bertujuan membatasi penarikan besar-besaran dan tetap partisipatif saat harga kripto meningkat.

Uji coba strategi EMJX menunjukkan bahwa investasi treasury ini diproyeksikan naik 31% sepanjang 2025, meski bitcoin dan Ethereum masing-masing turun 3% dan 10%. Sementara itu, saham Strategy Inc milik Michael Saylor merosot 41%.

Teknologi AI dan Transparansi Blockchain

Strategi EMJX mengandalkan model kecerdasan buatan yang dipatenkan untuk memandu lindung nilai. Model ini menggabungkan sinyal dari bitcoin dan Ethereum, bukan hanya fokus pada satu aset.

Pasar kripto memberikan transparansi tinggi karena blockchain mencatat arus masuk dan keluar token secara real-time. Hal ini memungkinkan EMJ menganalisis perilaku investor besar atau whales untuk mengambil keputusan lebih tepat.

Generasi Muda AS Beralih ke Kripto

Fenomena treasury kripto seperti EMJX menarik perhatian generasi muda, terutama di AS, yang kesulitan membeli rumah. Laporan Financial Times mengungkap Gen Z memilih berinvestasi di kripto dan aset berisiko tinggi sebagai alternatif tabungan tradisional.

Dua ekonom, Seung Hyeong Lee dan Younggeun Yoo, meneliti bahwa mereka yang belum atau sulit memiliki rumah cenderung mengambil risiko finansial lebih tinggi, termasuk kripto. Sebaliknya, mereka yang memiliki prospek kepemilikan rumah lebih konservatif dalam berinvestasi.

Kenaikan harga rumah AS 2,2% antara kuartal ketiga 2024 dan kuartal ketiga 2025 memperkuat tren ini. Dalam kondisi ekonomi yang menantang, kripto menjadi pilihan investasi berisiko tinggi namun berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi.

Wildan Dwi Aldi Saputra

Wildan Dwi Aldi Saputra

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Investor Asing Jual Saham Bank Besar IHSG Melemah Pada Sesi Pertama Perdagangan

Investor Asing Jual Saham Bank Besar IHSG Melemah Pada Sesi Pertama Perdagangan

Rupiah Diproyeksi Melemah Pekan Depan Berpotensi Sentuh Level 17100 Per Dolar

Rupiah Diproyeksi Melemah Pekan Depan Berpotensi Sentuh Level 17100 Per Dolar

Yield SBN Tenor Sepuluh Tahun Naik Rupiah Bertahan Dari Tekanan Global

Yield SBN Tenor Sepuluh Tahun Naik Rupiah Bertahan Dari Tekanan Global

Harga Emas Antam Sepekan Turun Tipis Investor Pantau Pergerakan Terbaru Hari Ini

Harga Emas Antam Sepekan Turun Tipis Investor Pantau Pergerakan Terbaru Hari Ini

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil 29 Maret 2026 Di Level Rp2,8 Juta

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil 29 Maret 2026 Di Level Rp2,8 Juta