Rabu, 25 Maret 2026

Babak Baru, Kejari Ungkap Korupsi KUR BRI Tangsel

Babak Baru, Kejari Ungkap Korupsi KUR BRI Tangsel

Korupsi Kredit Usaha Rakyat Bank Rakyat Indonesia (KUR BRI) di Kota Tangerang Selatan membuka babak baru. Usai menjebloskan YSK selaku mantri dan DW seorang calo, Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan terus melakukan pendalaman.

Sejatinya, pihak yang memberikan persetujuan dalam pencairan korupsi KUR BRI tersebut masih belum tersentuh. Akibat dari persetujuan itu terjadi kredit macet yang merugikan negara Rp1,2 miliar.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tangsel Hasbullah mengataian saat ini proses sidik kasus dugaan korupsi KUR BRI masih berlangsung. Bahkan, potensi tersangka bertambah masih terus didalami.

Baca Juga

BRI Dirikan Posko Mudik BRImo 2026 di 5 Rest Area Tol Jawa, Hadirkan Layanan Istirahat, Kesehatan, dan Promo untuk Pemudik Lebaran

"Masih (penyidikan, Red) terus dilakukan. Pokoknya masih kita dalami ya," kata Hasbullah.

Salah satu saksi korban berinisial LMD mengaku dirinya kembali mendapat panggilan dan kembali diperiksa oleh pihak Kejari Tangerang Selatan. "Saya dipanggil kembali pekan kemarin,"  ucapnya..

Ia jelaskan penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Tangerang Selatan panggil ulang dirinya sebagai saksi. Hal ini terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh mantri BRI berinisial YSK.

"Saya juga diinformasikan soal rencana sidang di Pengadilan Negeri Tangerang. Sidang sekitar akhir tahun ini atau awal tahun depan," ujar LMD.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan, Apsari Dewi mengatakan, potensi adanya tersangka lain pada kasus dugaan korupsi KUR BRI. Pasalnya, Korp Bhayangkara masih terus melakukan pendalaman pada kasus yang merugikan negara miliaran rupiah ini.

"Ada potensi (tersangka lain, Red) sementara hasil penyelidikan baru dua orang. Namun, kasus ini masih terus kami dalami," ujar Apsari, Selasa (15/10/2024).

Terpisah, Kepala Kantor BRI Cabang Pamulang, Reza Cahya Dwiputra mengaku jika ada laporan baru akan dilakukan audit internal untuk mengetahui apakah terbukti ada pelanggaran atau tidak. "Apabila terbukti kita akan memproses hukum secara ketentuan," ucapnya.

Redaksi

Redaksi

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula