Sabtu, 21 Maret 2026

PT BCA Waspadai Risiko Kredit Konsumer di Tengah Pelemahan Daya Beli Masyarakat

PT BCA Waspadai Risiko Kredit Konsumer di Tengah Pelemahan Daya Beli Masyarakat
PT BCA Waspadai Risiko Kredit Konsumer di Tengah Pelemahan Daya Beli Masyarakat

Jakarta – Menghadapi tahun 2024, PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) menghadapi tantangan baru dalam menetapkan target kredit konsumer. Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyuarakan kekhawatiran terkait pelemahan daya beli masyarakat akibat meningkatnya harga barang dan jasa. 

Situasi ini berbeda secara signifikan dibandingkan periode pandemi 2020-2021, di mana masyarakat mendapatkan bantuan dari program sosial dan dukungan melalui promosi e-commerce, Jumat, 24 Januari 2025.

Dalam konferensi pers Paparan Kinerja Tahun 2024 yang digelar secara virtual, Jahja menjelaskan bahwa perubahan ini mengharuskan BCA untuk lebih berhati-hati dalam strategi penetapan harga kredit konsumer. "Buying power ini makin melemah dan itu terefleksi dari penjualan para produsen kita, SME komersil yang relatively agak stagnan. Itu menyebabkan kita tahun ini harus lebih hati-hati dalam menentukan pricing daripada kredit konsumer ini," ujar Jahja.

Salah satu strategi BCA untuk menavigasi tantangan ini adalah dengan menawarkan skema kredit pemilikan rumah (KPR) yang kompetitif. Meskipun demikian, Jahja menekankan pentingnya memastikan kemampuan konsumen dalam melunasi cicilan dalam jangka panjang, mengingat periode pembayaran KPR yang bisa mencapai 15 tahun.

"Saat ini kalau dia pinjam, sampai the whole time dia bisa bayar. Kalau nggak, hanya di awal saja dia bisa bayar, ternyata 1 tahun, 2 tahun dia macet," jelas Jahja. Ia menambahkan bahwa risiko peningkatan cicilan dapat muncul ketika suku bunga kembali pada kondisi normal, sehingga kesadaran konsumen terhadap kemampuan pembayaran jangka panjang menjadi sangat krusial.

Lebih lanjut, Jahja mengungkapkan bahwa tren penggunaan kredit konsumer di BCA menunjukkan sebagian besar nasabah menggunakan kredit tidak sepenuhnya untuk kebutuhan rumah. Dari total 23.000 KPR yang disediakan BCA, hanya sekitar 6.000 yang benar-benar digunakan untuk pembelian rumah, sementara sisanya dipergunakan sebagai modal bisnis. "Ternyata lebih banyak yang menggunakan itu untuk refinancing. Arti apa? Mereka sebenarnya menggunakan itu untuk modal kerja," ujarnya.

BCA terus memantau situasi ini dengan cermat, karena permintaan real estate yang lambat dan potensial perlambatan bisnis dapat memengaruhi permintaan kredit. Jahja menekankan bahwa meskipun target BCA adalah peningkatan kredit konsumer, bank siap melakukan penyesuaian jika diperlukan guna mengantisipasi kondisi pasar yang menantang.

Baca Juga

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Secara Online Agar Tidak Tertipu Link Palsu di Media Sosial

Tri Kismayanti

Tri Kismayanti

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik