JAKARTA - Setelah Air Busan, kini maskapai penerbangan lain juga memberlakukan larangan membawa power bank masuk pesawat. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan penerbangan. Pihak maskapai menegaskan bahwa power bank berpotensi menjadi sumber kebakaran karena mengandung baterai lithium-ion yang mudah terbakar jika rusak atau mengalami korsleting.
Seorang juru bicara maskapai tersebut menjelaskan, "Keputusan ini diambil demi keamanan penumpang dan awak pesawat. Kami tidak ingin mengambil risiko yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan."
Pihak berwenang pun mendukung kebijakan tersebut, dengan menyatakan bahwa power bank yang mengandung baterai lithium-ion bisa menjadi potensi bahaya jika tidak ditangani dengan benar. "Keamanan penerbangan adalah prioritas utama kami, dan kami mendukung langkah-langkah yang mengurangi risiko kebakaran selama penerbangan," tambah seorang pejabat dari otoritas penerbangan.
Baca JugaInfrastruktur Jalan Jateng Prima Saat Lebaran 2026 Pemudik Beri Apresiasi Tinggi
Dengan adanya kebijakan ini, penumpang diharapkan untuk mematuhi aturan dan menyimpan power bank di bagasi kabin jika ingin membawanya dalam perjalanan udara.
Herman
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek
- Rabu, 25 Maret 2026
Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat
- Rabu, 25 Maret 2026












