JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan sejumlah jalur yang diperkirakan rawan kemacetan dan kecelakaan selama mudik Lebaran 2025. Menhub mengimbau agar para pemudik mempersiapkan perjalanan dengan baik dan memperhatikan faktor keselamatan.
Dalam keterangannya, Budi Karya menjelaskan bahwa jalur-jalur utama menuju kota besar dan destinasi wisata seperti jalur Pantura, jalan tol, serta jalur di sekitar kawasan wisata akan menjadi titik rawan kemacetan. "Kami memprediksi bahwa jalur Pantura, jalur tol Jakarta-Cikampek, dan jalur menuju kota-kota wisata akan menjadi kawasan yang rawan kemacetan dan kecelakaan. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi hal ini," ujar Budi Karya.
Menhub menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian dan pihak terkait lainnya untuk mengatur arus lalu lintas dan memperkuat pengawasan di titik-titik rawan. "Kami akan meningkatkan pengamanan dan pengawasan di jalur-jalur tersebut untuk memastikan kelancaran dan keselamatan para pemudik," lanjutnya.
Baca JugaInfrastruktur Jalan Jateng Prima Saat Lebaran 2026 Pemudik Beri Apresiasi Tinggi
Budi Karya juga mengingatkan para pemudik untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. "Keamanan dan keselamatan adalah yang utama. Kami berharap para pemudik bisa menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman," katanya.
Dengan langkah-langkah yang telah disiapkan, pemerintah berharap dapat mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan selama periode mudik Lebaran 2025.
Herman
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Jadwal KA Prameks Jogja Purworejo Hari Ini Lengkap Jam Berangkat Dan Rute
- Rabu, 25 Maret 2026
PLN Jaga Pasokan Listrik Nasional Stabil Saat Salat Idulfitri 1447 Hijriah
- Rabu, 25 Maret 2026
Berita Lainnya
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak Moda Transportasi Padat Menuju Jabodetabek
- Rabu, 25 Maret 2026
Mobil Listrik Terbaik Indonesia 2026 Harga Turun Persaingan Semakin Ketat
- Rabu, 25 Maret 2026












