Senin, 23 Maret 2026

Legislator DPRD DKI Pastikan Dana Nasabah Bank DKI 100 Persen Aman di Tengah Pemulihan Sistem

Legislator DPRD DKI Pastikan Dana Nasabah Bank DKI 100 Persen Aman di Tengah Pemulihan Sistem
Legislator DPRD DKI Pastikan Dana Nasabah Bank DKI 100 Persen Aman di Tengah Pemulihan Sistem

JAKARTA — Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa, menegaskan bahwa dana para nasabah Bank DKI sepenuhnya aman meski layanan perbankan sempat mengalami gangguan selama lebih dari sepuluh hari. Gangguan sistem tersebut terjadi bertepatan dengan momentum krusial, yaitu menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2025.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (12/4/2025), Andri meminta seluruh nasabah Bank DKI untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh kekhawatiran berlebihan. Ia menyebut bahwa permasalahan ini tidak berkaitan dengan hilangnya dana nasabah, melainkan semata-mata disebabkan oleh gangguan teknis pada sistem layanan.

“Nasabah Bank DKI itu tidak perlu khawatir karena memang dipastikan Bank DKI itu dana nasabah 100 persen aman,” tegas Andri dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga

Panduan Lengkap Cek Bansos PKH dan BPNT Maret 2026 Secara Online Agar Tidak Tertipu Link Palsu di Media Sosial

Lebih lanjut, Andri menjelaskan bahwa sistem layanan yang mengalami kendala bukan hanya dijalankan oleh Bank DKI, tetapi juga melibatkan sejumlah pihak eksternal yang memiliki peran penting dalam infrastruktur sistem keuangan nasional. Di antaranya adalah Bank Indonesia (BI), layanan BI-FAST, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kan yang namanya sistem layanan itu bukan hanya melibatkan Bank DKI saja. Tapi di situ ada Bank Indonesia, kemudian ada BI-FAST, dan juga ada OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ungkapnya.

Masalah teknis yang terjadi pada sistem layanan perbankan menyebabkan sebagian fitur, seperti layanan transfer antarbank dan mobile banking, terpaksa dihentikan sementara untuk menjamin keamanan transaksi. Keputusan ini diambil sebagai tindakan pencegahan agar tidak terjadi kesalahan lebih lanjut yang dapat merugikan nasabah.

“Maka sementara demi keamanan, men-de-freeze untuk sistem layanan transfer atau dari mobile banking. Untuk mengantisipasi kendala-kendala yang tidak diinginkan,” jelas Andri.

Hingga saat ini, pihak Bank DKI bersama dengan lembaga keuangan terkait sedang melakukan investigasi menyeluruh guna mengetahui akar permasalahan teknis yang terjadi. Tujuannya adalah agar gangguan serupa tidak terulang di masa depan, terlebih saat momentum penting seperti hari besar keagamaan atau akhir bulan yang identik dengan peningkatan aktivitas transaksi keuangan.

Gangguan sistem layanan perbankan ini menjadi perhatian publik, khususnya karena terjadi menjelang hari besar Idulfitri yang merupakan periode dengan volume transaksi keuangan yang tinggi. Nasabah sempat mengeluhkan tidak bisa mengakses layanan digital banking, termasuk transfer dana dan cek saldo secara real-time.

Meski demikian, kepercayaan terhadap Bank DKI dinilai masih kuat. Selain jaminan keamanan dana, Bank DKI juga dikenal sebagai bank daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta layanan perbankan masyarakat urban.

Pihak manajemen Bank DKI pun sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan terus berupaya mempercepat pemulihan sistem. Bank juga menegaskan bahwa tidak ada data nasabah yang bocor ataupun dana yang hilang.

Sebagai informasi, Bank DKI merupakan salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Indonesia dengan layanan yang semakin diperluas melalui digitalisasi. Bank ini juga aktif dalam mendukung program-program pemerintah daerah, seperti pembayaran pajak daerah, retribusi, serta penyediaan layanan perbankan untuk aparatur sipil negara (ASN) di Jakarta.

Kasus ini menjadi pengingat penting akan perlunya peningkatan sistem keamanan dan manajemen risiko di sektor perbankan digital. Meski bersifat teknis, insiden gangguan layanan menjelang Lebaran menunjukkan betapa pentingnya kesiapan teknologi dan koordinasi antarlembaga dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Dengan jaminan dari legislator DPRD DKI dan berbagai otoritas terkait, masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Investigasi terus dilakukan dan layanan akan kembali pulih sepenuhnya dalam waktu dekat. Masyarakat pun diharapkan lebih bijak dalam menggunakan layanan digital dan segera melaporkan jika menemukan kejanggalan dalam transaksi.

Herman

Herman

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Cara Cek Dana PIP 2026 Secara Online Lengkap Dengan Syarat Pencairan dan Daftar Bank Penyalur Resmi

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Panduan Lengkap Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Agar Sah Secara Hukum Beserta Syarat dan Biaya Resmi Terbaru

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

Daftar Lengkap Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Beserta Jam Operasional dan Syarat Bayar Pajak Kendaraan

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Enam Provinsi dan Lima Kota Besar Senin 16 Maret 2026

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik

Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Tol Trans Jawa dan Trans Sumatra untuk Mudik Lebaran 2026 Naik Mobil Listrik