Selasa, 24 Maret 2026

Bank Mandiri Luncurkan Solusi Digital “Kopra” untuk DHE SDA, Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Ekspor Nasional

Bank Mandiri Luncurkan Solusi Digital “Kopra” untuk DHE SDA, Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Ekspor Nasional
Bank Mandiri Luncurkan Solusi Digital “Kopra” untuk DHE SDA, Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Ekspor Nasional

JAKARTA – Dalam rangka mendukung penguatan ekonomi nasional dan mendorong efisiensi sektor ekspor, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meluncurkan solusi digital terintegrasi Kopra by Mandiri untuk mempermudah pelaku usaha dalam implementasi penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dari Sumber Daya Alam (SDA). Solusi ini hadir sebagai respons atas regulasi terbaru pemerintah yang mewajibkan penempatan DHE ke dalam sistem keuangan domestik.

Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, menjelaskan bahwa kebijakan penempatan DHE SDA memiliki dampak strategis dalam memperkuat cadangan devisa serta menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tantangan global. Oleh karena itu, sinergi antara sektor perbankan dan kebijakan fiskal menjadi sangat krusial.

“Kami menyadari, adaptasi terhadap regulasi baru memerlukan kesiapan dan dukungan sistem yang andal. Kopra by Mandiri hadir sebagai solusi digital yang dapat membantu pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban, dan pada saat yang sama ikut mendorong efisiensi dan akselerasi bisnis ekspor,” ujar Darmawan dalam keterangan resminya.

Baca Juga

BRI Dirikan Posko Mudik BRImo 2026 di 5 Rest Area Tol Jawa, Hadirkan Layanan Istirahat, Kesehatan, dan Promo untuk Pemudik Lebaran

Regulasi Baru Perkuat Struktur Likuiditas Domestik

Mulai 1 Maret 2025, pemerintah melalui kebijakan fiskalnya mewajibkan seluruh eksportir komoditas nonmigas untuk menempatkan 100 persen DHE SDA ke dalam sistem keuangan Indonesia selama minimal 12 bulan. Sementara itu, eksportir sektor migas diwajibkan menempatkan 30 persen DHE selama tiga bulan.

Langkah ini bertujuan untuk memperkuat struktur likuiditas nasional, meningkatkan cadangan devisa, serta melindungi perekonomian dari gejolak eksternal, seperti fluktuasi nilai tukar dan ketidakpastian pasar global.

Kopra by Mandiri Hadir Sebagai Layanan Holistik

Dalam menjawab tantangan ini, Bank Mandiri menghadirkan Kopra by Mandiri, platform digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk mendukung layanan perbankan wholesale. Platform ini tidak hanya memfasilitasi pembukaan rekening DHE SDA, tetapi juga menyediakan berbagai layanan keuangan lainnya seperti transaksi valuta asing (FX), solusi pembiayaan, hingga trade finance.

“Fokus kami adalah memberikan layanan holistik yang mendukung pelaku ekspor dari proses awal hingga pengelolaan devisa secara menyeluruh,” tambah Darmawan.

Beberapa fitur unggulan dalam Kopra by Mandiri mencakup pembayaran pajak dan tagihan, transaksi ke mitra usaha, layanan perdagangan ekspor-impor, hingga jaminan bank (Bank Garansi). Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan teknologi host-to-host API untuk mengintegrasikan sistem keuangan mereka secara real-time, meningkatkan efisiensi dalam operasional bisnis.

Selain itu, Kopra juga mendukung berbagai metode pembayaran perdagangan internasional seperti Letter of Credit (LC) dan Documentary Collection, yang memberikan fleksibilitas dan keamanan lebih dalam transaksi lintas negara.

Pertumbuhan Signifikan Dana Pihak Ketiga DHE SDA

Implementasi Kopra by Mandiri terbukti berhasil meningkatkan kepercayaan pelaku ekspor. Hingga akhir Kuartal I 2025, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari DHE SDA sebesar 22 persen secara tahunan (year on year). Peningkatan ini menjadi indikator positif terhadap antusiasme eksportir dalam memanfaatkan layanan digital tersebut.

“Dengan pendekatan digital dan customer-centric, Kopra by Mandiri diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha serta turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” terang Darmawan.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Bank Mandiri mencatat bahwa hingga akhir 2024, Kopra telah mengelola lebih dari 1,3 miliar transaksi, meningkat 21 persen year on year. Nilai transaksinya pun menembus Rp 22.700 triliun, atau naik 17 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dorong Digitalisasi dan Daya Saing Ekspor

Langkah Bank Mandiri meluncurkan Kopra by Mandiri merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam mempercepat digitalisasi sektor perbankan nasional. Selain meningkatkan efisiensi operasional pelaku usaha, digitalisasi juga berperan penting dalam memperkuat daya saing ekspor Indonesia di pasar global.

Dengan dukungan teknologi, pelaku ekspor dapat merespons dinamika pasar lebih cepat dan akurat. Terlebih lagi, kepatuhan terhadap regulasi baru terkait DHE SDA kini dapat dilakukan secara lebih mudah dan transparan melalui satu platform yang terintegrasi.

Herman

Herman

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 Triliun ke Pegadaian, Total Pembiayaan Tembus Rp25,1 Triliun untuk Perkuat Akses Pendanaan Nasional

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Jadwal Lengkap Operasional Bank BCA Saat Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Ini Daftar Layanan Cabang yang Tetap Buka

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Bank Indonesia Catat Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2026 Naik 85,4 Persen, Layanan Diperluas Hingga Ribuan Titik

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Harga Emas Antam di Pegadaian 17 Maret 2026 Turun Rp5.000, Simak Daftar Jual dan Buyback

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula

Update Harga Buyback Emas Antam 17 Maret 2026, Cocok untuk Investor dan Pemula