Konsolidasi Telko Dongkrak Rasio Sewa Menara Mitratel

Rabu, 01 Juli 2026 | 00:54:01 WIB
Konsolidasi Telko Dongkrak Rasio Sewa Menara Mitratel [FOTO: NET].

JAKARTA — Emiten menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel menyatakan bahwa konsolidasi operator telekomunikasi mampu mendongkrak tenancy ratio perseroan.

Direktur MTEL Agus Winarno memaparkan terkait dengan langkah konsolidasi di operator telekomunikasi yang pada saat ini cuma menyisakan tiga operator. Menurut pandangannya, konsolidasi tersebut memberikan efek positif terhadap potensi roll out seluruh operator lantaran bakal menjadi lebih efisien.

“Beruntungnya MTEL ini juga didukung distribusi power kami yang dominan ada di luar Jawa dan itu menjadi pusat-pusat pertumbuhan mereka,” tutur Agus, dalam paparan publik MTEL, Selasa (30/6/2026).

Di samping itu, lanjut Agus, MTEL juga dipersenjatai dengan tools marketing analytics yang kian presisi guna menyodorkan rekomendasi titik-titik mana yang paling menjanjikan bagi para operator tersebut.

“Dari XLSMART, justru kami bisa mendapatkan potensi yang besar, sehingga kalau kami lihat tenancy ratio kami di tengah konsolidasi yang sebesar itu masih bertumbuh,” ujarnya.

Menilik laporan keuangan sepanjang tahun buku 2025, MTEL menorehkan peningkatan tenancy ratio menjadi 1,57x, yang merefleksikan optimalisasi dari kegunaan aset. 

Sepanjang tahun buku 2025, Mitratel mencetak pendapatan mencapai Rp9,53 triliun, EBITDA sebesar Rp7,83 triliun, serta keuntungan bersih senilai Rp2,12 triliun, disokong oleh model bisnis berbasis recurring revenue, profitabilitas yang tinggi, sekaligus arus kas operasional yang kokoh.

MTEL pun mengonfirmasi bahwa bisnis fiber optik perusahaan membukukan penambahan 6.160 km jaringan secara organik, sehingga akumulasi total jaringan menyentuh angka 57.199 km.

Selaras dengan langkah ekspansi itu, Fiber Billable Length ikut terkerek naik menjadi 70.618 km, memicu pertumbuhan omzet pada segmen fiber optik sebesar 18,1% bila dikomparasikan dengan tahun sebelumnya.

Terkini