IPO di Bursa Efek Indonesia, Saham RANS Langsung Tembus ARA
- Jumat, 10 Juli 2026
JAKARTA - PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), perusahaan yang dimiliki oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, resmi melaksanakan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia dengan total perolehan dana senilai Rp429,25 miliar.
Pada sesi perdagangan perdana, saham RANS segera mencatatkan lonjakan hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA), yakni naik 34,12 persen atau 58 poin ke level Rp228 per saham dari harga penawaran awal sebesar Rp170 per saham.
“Indonesia memiliki talenta kreatif yang luar biasa. Tantangan berikutnya adalah bagaimana kreativitas tersebut dapat berkembang menjadi intellectual property, perusahaan yang dikelola secara profesional, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja serta nilai ekonomi yang berkelanjutan," ujar Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, di Main Hall PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat.
Baca JugaSiasati Ketergantungan Figur, Raffi Ahmad Ubah RANS Jadi Institusi IP
Dalam aksi korporasi ini, RANS menawarkan 2.525.000.000 saham baru atau setara dengan 20,02 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga Rp170 per lembar saham.
Nagita menjelaskan, dana hasil IPO akan dimanfaatkan antara lain sekitar 37,61 persen atau Rp161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, serta 19,80 persen atau Rp85 miliar guna mengakuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
Selanjutnya, sebesar 18,64 persen atau Rp80 miliar dialokasikan untuk pengembangan wahana bermain dan belajar Cipungland, sementara 8,15 persen atau Rp35 miliar digunakan untuk investasi pada perusahaan patungan berbasis Artificial Intelligence bersama PT Feedloop Global Teknologi.
Kemudian, perseroan mengalokasikan 6,98 persen atau Rp29,95 miliar untuk pelunasan sebagian fasilitas kredit investasi, serta 8,82 persen atau Rp37,8 miliar untuk memperkuat modal kerja PT Rans Nikmat Sejahtera.
"Hari ini kami tidak sedang merayakan akhir perjalanan, melainkan titik awal. Menjadi perusahaan publik berarti kami memilih untuk tumbuh dengan standar yang lebih tinggi, lebih transparan, dan lebih bertanggung jawab kepada seluruh pemegang saham serta masyarakat Indonesia," ujar pendiri RANS, Raffi Ahmad.
Melalui IPO ini, Raffi menyampaikan bahwa RANS bertekad menunjukkan bahwa perusahaan yang berakar dari creator economy mampu bertransformasi menjadi institusi bisnis yang profesional, transparan, serta akuntabel, tanpa harus melepaskan semangat kreativitas yang menjadi ciri khasnya.
Sukirno
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.












