Semester I 2026: Penumpang KA Stasiun Bekasi-Cikampek Tembus 2,2 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:55:31 WIB
Jumlah Penumpang KA Bekasi-Cikampek Naik 10,8 Persen di Semester I [FOTO: NET].

JAKARTA - Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan volume pengguna jasa angkutan kereta api di Stasiun Bekasi, Cikarang, Karawang, dan Cikampek sepanjang periode semester I 2026 sukses menembus angka 2.267.510 orang, alias tumbuh sebesar 10,8 persen bila disandingkan dengan performa tahun lampau.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menjabarkan bahwa akumulasi total tersebut dihimpun dari 1.148.248 penumpang yang melakukan keberangkatan serta 1.119.262 penumpang yang datang, sedangkan pada kurun waktu semester I 2025 yang lalu tercatat total pergerakan sebanyak 2.047.033 penumpang.

“Pertumbuhan volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk mendukung mobilitas antarkota," kata Franoto dalam keterangan di Jakarta, Selasa.

Ia memaparkan untuk area Stasiun Bekasi, volume pengguna jasa yang berangkat melonjak hingga 11 persen, yaitu dari posisi semula 652.836 menjadi sebanyak 724.582 penumpang. Di lain sisi, angka kedatangan ikut terkerek naik sebesar 10,6 persen, yakni dari posisi 634.967 bergeser menuju level 702.430 penumpang.

"Secara keseluruhan, pergerakan penumpang di Stasiun Bekasi mencapai 1.427.012 orang, tumbuh 10,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya," ujar Franoto.

Sementara itu, aktivitas di Stasiun Cikarang membukukan sebanyak 223.539 penumpang yang berangkat dan 207.601 penumpang yang tiba sepanjang periode Semester I 2026. Secara akumulatif, dinamika pergerakan pengguna jasa di Stasiun Cikarang menyentuh angka 431.140 orang, atau mencatatkan pertumbuhan di level 3,7 persen jika dikomparasikan dengan Semester I 2025.

Pada lingkup Stasiun Karawang, volume pelanggan yang melangsungkan keberangkatan melesat hingga 28,1 persen, dari yang mulanya 79.082 bergerak naik ke posisi 101.324 penumpang. Untuk arus kedatangan terpantau ikut menanjak sebesar 27,5 persen, yakni dari posisi 81.119 bergeser ke level 103.399 penumpang. 

Secara agregat, arus mobilitas masyarakat di Stasiun Karawang berada di angka 204.723 orang, alias tumbuh sebesar 27,8 persen.

Selanjutnya untuk wilayah Stasiun Cikampek, tercatat ada sebanyak 98.803 penumpang yang melangsungkan keberangkatan dan 105.832 penumpang yang tiba, dengan akumulasi total mobilitas pelanggan mencapai 204.635 orang, atau mengalami pertumbuhan sebesar 11,7 persen dibanding capaian Semester I 2025.

Franoto menguraikan bahwa kecenderungan tren pertumbuhan di tiap-tiap stasiun tersebut merefleksikan eskalasi kebutuhan publik atas fasilitas layanan moda kereta api, baik untuk mengakomodasi perjalanan menuju wilayah Jakarta maupun tujuan ke pelbagai kota lainnya.

“Karakter pertumbuhan di masing-masing wilayah berbeda, namun secara keseluruhan trennya positif. KAI Daop 1 Jakarta terus menyesuaikan pelayanan dan fasilitas agar peningkatan mobilitas masyarakat dapat dilayani dengan aman, nyaman, dan optimal,” tutur Franoto.

Di samping itu, dirinya mengutarakan bahwa manajemen KAI Daop 1 Jakarta juga secara berkesinambungan menyelenggarakan evaluasi berkala atas mutu pelayanan pelanggan, aspek kesiapan operasional, sarana prasarana stasiun, hingga variabel keselamatan guna menyeimbangkan laju pertumbuhan kuantitas pengguna kereta api di zona operasional Bekasi, Cikarang, Karawang, serta Cikampek.

Terkini