Sukses Naikkan Skor ESG FTSE Russell, AVIA Masuk Top 12% Global

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:18:31 WIB
Melesat di Level Global, AVIA Kantongi Skor ESG FTSE Russell 4,0 [FOTO: NET].

JAKARTA — Emiten produsen cat PT Avia Avian Tbk. (AVIA) meningkatkan skor Environmental, Social, and Governance (ESG) versi FTSE Russell menjadi 4,0. Perolehan skor tersebut menempatkan posisi perseroan berada di atas rata-rata korporasi global untuk subsektor Building Materials & Fixtures, sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai bagian dari konstituen FTSE Russell ESG Rating 2026.

Kepala Hubungan Investor AVIA Andreas Hadikrisno mengutarakan bahwa kenaikan raihan skor ESG tersebut menjadi cerminan dari keberhasilan pihak perseroan dalam menyelaraskan prinsip pembangunan berkelanjutan ke dalam tiap lini aktivitas usahanya. 

Menurut pandangannya, penerapan praktik ESG bukan sekadar menjadi pemenuhan atas ekspektasi para pemodal global, melainkan turut menjadi pijakan utama bagi akselerasi ekspansi usaha dalam jangka panjang.

"Kami meyakini bahwa praktik ESG bukan hanya menjadi tuntutan pasar global, tetapi juga fondasi penting dalam menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Andreas dalam keterangan resmi, Kamis (9/7/2026).

Merujuk pada hasil evaluasi yang dirilis FTSE Russell, AVIA berhasil mengamankan Percentile Rank 88, yang memosisikan perseroan masuk ke dalam jajaran kelompok 12% perusahaan terbaik di skala dunia pada subsektor Building Materials & Fixtures.

Disamping itu, emiten ini dinilai mencatatkan performa ESG di atas rata-rata pelaku usaha pada subsektor yang sejenis, baik dalam lingkup global maupun domestik di Indonesia. 

Pada periode penilaian tahun berjalan ini, Avian Brands sukses menyabet nilai skor maksimum untuk komponen aspek Environmental Supply Chain, Labour Standards, Human Rights & Community, serta bidang Anti-Corruption.

Raihan impresif tersebut merefleksikan komitmen nyata dari manajemen perusahaan dalam mengawal rantai pasok yang bertanggung jawab, menghadirkan atmosfer ruang kerja yang aman sekaligus inklusif, serta memperkokoh implementasi tata kelola perusahaan yang baik.

Lembaga FTSE Russell sendiri, yang terafiliasi sebagai bagian dari London Stock Exchange Group (LSEG), memegang peran sebagai salah satu penyedia indeks serta pemeringkat ESG terkemuka yang kerap diandalkan oleh para investor institusional dan manajer investasi global dalam mengukur kualitas penerapan ESG dari suatu korporasi.

Menilik dari sisi raihan kinerja, pada masa sebelumnya perusahaan manufaktur cat milik pengusaha Hermanto Tanoko dan Wijono Tanoko ini telah mematok target pertumbuhan untuk nilai penjualan di kisaran 6%–10%, serta target pertumbuhan untuk volume penjualan pada rentang 4%–8% di sepanjang tahun 2026.

Wakil Presiden Direktur AVIA Ruslan Tanoko memaparkan bahwa target target pada tahun ini dirumuskan dengan mencermati tingkat kebutuhan pasar properti serta aktivitas renovasi hunian rumah yang terpantau konsisten stabil.

“Target penjualan pada 2026 masih akan dikontribusikan dari segmen cat dinding yang menyasar segmen menengah,” ujarnya dalam earnings call, Jumat (27/2/2026).

Guna merealisasikan target pertumbuhan tersebut, pihak perseroan telah mengonstruksikan sederet langkah taktis. 

Salah satu strategi utamanya ialah menggelontorkan produk-produk anyar yang dirancang adaptif dengan preferensi konsumen, beriringan dengan langkah akselerasi penyebaran unit mesin peracik warna (tinting) di pelbagai titik jaringan penjualan.

Keberadaan mesin tinting tersebut mempermudah para pelanggan untuk mendapatkan variasi warna cat yang lebih variatif dan presisi dengan keinginan, sehingga mampu memperkaya pengalaman berbelanja sekaligus memperkokoh daya saing korporasi di kancah pasar.

Terkini