Menekraf Gandeng Universitas Sahid untuk Kembangkan Talenta Kreatif

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:49:55 WIB
Menekraf Jajaki Kolaborasi Sektor Kreatif dengan Universitas Sahid [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menjajaki peluang kerja sama dengan Universitas Sahid guna mengakselerasi lahirnya talenta kreatif melalui program inkubasi startup serta penguatan riset industri, yang menjadi bagian dari penerapan konkret Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026-2045 demi membangun ekosistem ekonomi kreatif di tanah air.

“Saya melihat kompetensi yang dimiliki Universitas Sahid selaras dengan berbagai subsektor ekonomi kreatif. Keselarasan tersebut menjadi modal yang baik untuk mengembangkan kolaborasi dalam penguatan talenta, riset, dan inovasi ekonomi kreatif,” kata Riefky dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (16/07/2026).

Dalam audiensi tersebut, pihak Universitas Sahid menyodorkan enam poin usulan program kolaborasi strategis, meliputi Creative Hub Kampus dan Beasiswa Konten Kreator, pengembangan Desa Kreatif lewat riset serta pengabdian masyarakat, Kolaborasi Heksaheliks Tingkat Kampus, Inkubasi dan Akselerasi Startup Kreatif, rekognisi pembelajaran bagi pelaku ekonomi kreatif melalui mekanisme konversi SKS, serta sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para kreator konten.

Di samping itu, kedua belah pihak turut mengulas potensi kerja sama dalam menggelar pelatihan, seminar, workshop, kompetisi, pendampingan pelaku UMKM, hingga pengembangan riset sebagai instrumen penguat ekosistem ekonomi kreatif.

Menanggapi deretan usulan tersebut, Menteri Ekraf mengutarakan bahwa sejumlah program yang disodorkan tersebut sudah selaras dengan arah kebijakan Kementerian Ekraf, terutama pada aspek pengembangan Desa Kreatif, Creative Hub, serta pembinaan talenta ekonomi kreatif.

Rektor Universitas Sahid, Giyatmi, menegaskan kesiapan institusi perguruan tinggi yang dipimpinnya untuk menyokong pengembangan ekonomi kreatif lewat kapasitas akademis yang dipunyai.

“Kami berharap ada banyak hal yang dapat dikolaborasikan sesuai kapasitas Universitas Sahid. Apapun yang memiliki irisan dengan ekonomi kreatif, kami siap berkontribusi melalui pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia serta kemajuan bangsa dan negara,” ujar Giyatmi.

Lewat pertemuan ini, Kementerian Ekraf bersama Universitas Sahid berkomitmen untuk mengawal pembahasan teknis lebih lanjut demi memperkokoh pengembangan talenta, riset, inovasi, serta aspek kewirausahaan sebagai fondasi penguat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Kementerian Ekraf juga akan membahas secara mendalam dari segi teknis agar deretan program prioritas tersebut dapat segera diimplementasikan, termasuk sinergi bersama asosiasi kreator konten, pengembangan inkubasi startup kreatif, serta sosialisasi instrumen NIB bagi para pembuat konten.

Terkini