Prediksi Harga Tembaga dan Aluminium Diperkirakan Mencapai Level Tertinggi Dalam Enam Bulan Mendatang
- Jumat, 27 Februari 2026
JAKARTA - Para analis TD Securities melihat tembaga tetap menjadi komoditas yang kuat. Mereka menyatakan bahwa penimbunan strategis oleh konsumen besar dan defisit pasokan akan mendorong harganya ke level tertinggi dalam enam bulan ke depan.
Selain itu, tembaga mendapat keuntungan dari tren devaluasi mata uang. Hal ini menjadikannya pilihan utama bagi investor untuk diversifikasi portofolio di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Peran Pembelian Strategis dan Kekhawatiran Tarif
Baca JugaPT Sinar Terang Mandiri Tbk Catat Pertumbuhan Pendapatan dan Aset Sepanjang Tahun 2025
Pembelian strategis oleh konsumen global menjadi pendorong utama harga tembaga. Kekhawatiran terkait tarif dan pasokan yang terbatas turut memperkuat sentimen positif bagi komoditas ini.
Defisit pasokan yang dalam juga memicu akumulasi persediaan. Investor melihat peluang untuk memanfaatkan kenaikan harga jangka menengah sebagai aset diversifikasi.
Aluminium Mendekati Level Rekor Harga
Aluminium diperkirakan akan diperdagangkan mendekati level rekor. Tarif AS sebesar 50% dan pertumbuhan produksi yang lemah menambah tekanan pada pasokan regional.
Defisit regional turut memperkuat tren kenaikan harga. Hal ini membuat aluminium tetap menarik sebagai aset strategis bagi investor global.
Dampak Perdagangan Devaluasi pada Logam Industri
Perdagangan devaluasi memberi keuntungan bagi logam industri termasuk emas, perak, dan tembaga. Komoditas ini semakin diminati karena peranannya sebagai alat diversifikasi portofolio.
Pasokan yang lemah memperkuat nilai aset tersebut. Investor memanfaatkan kondisi ini untuk mengamankan posisi di pasar logam strategis.
Proyeksi Jangka Menengah untuk Tembaga dan Aluminium
Secara keseluruhan, tembaga dan aluminium diprediksi akan mengalami kenaikan signifikan dalam enam bulan mendatang. Faktor utama meliputi penimbunan strategis, kekhawatiran tarif, dan defisit pasokan yang berkelanjutan.
Investor disarankan untuk terus memantau perkembangan pasokan global dan kebijakan perdagangan internasional. Tren ini menunjukkan peluang bagi komoditas logam industri untuk mempertahankan performa yang kuat di pasar global.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
7 Menu Lebaran Tanpa Santan yang Tetap Gurih Nikmat dan Cocok Untuk Keluarga
- Selasa, 17 Maret 2026
11 Ide Lauk Kering Praktis untuk Bekal Perjalanan Mudik Jauh Agar Tetap Nikmat
- Selasa, 17 Maret 2026
8 Inovasi Nastar Kekinian Unik dan Lezat yang Wajib Dicoba Saat Hari Raya
- Selasa, 17 Maret 2026
Tips Menikmati Gohu Ikan Segar Khas Ternate di Meja Berbuka Puasa Praktis
- Selasa, 17 Maret 2026
Berita Lainnya
Deretan Rumah Subsidi di Kabupaten Buleleng Bali yang Bisa Dibeli Hanya Rp 185 Juta
- Senin, 16 Maret 2026
Update Lengkap Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia Per 16 Maret 2026
- Senin, 16 Maret 2026













