Kerja Keras Petani dan PPL Jakenan: Ubinan Padi Capai 10,65 Ton per Hektar
- Selasa, 03 Juni 2025
JAKARTA - Petani Desa Kedungmulyo, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencatatkan prestasi gemilang dalam sektor pertanian dengan hasil ubinan padi mencapai 10,65 ton per hektar. Hasil ini diperoleh dari lahan milik Warman, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Tani Makmur, yang menanam varietas padi Inpari 32. Dua titik sampel ubinan yang diambil masing-masing menghasilkan 6,45 kg dan 6,85 kg, yang jika dikonversikan ke skala per hektar menunjukkan hasil tersebut.
Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras petani dan dukungan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Camat Jakenan dan Koramil setempat. Selain itu, penggunaan kombinasi pupuk subsidi dan non-subsidi yang tepat juga berkontribusi pada pencapaian tersebut. Capaian ini sejalan dengan program Bupati Pati yang menargetkan hasil ubinan minimal 10 ton per hektar.
Hasil ubinan yang tinggi ini menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut, serta menjadi contoh positif bagi daerah lain dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan.
Baca JugaIndonesia Jadi Magnet Investor Global dengan Kesepakatan Strategis Jepang Senilai Rp401 Triliun
Warman, Ketua Poktan Tani Makmur, menyatakan, "Kami sangat bersyukur atas hasil ubinan ini. Kerja keras kami bersama PPL dan dukungan dari berbagai pihak membuahkan hasil yang memuaskan."
Sementara itu, PPL Kecamatan Jakenan, Siti Lestari, menambahkan, "Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan penerapan teknologi pertanian yang tepat dan kerja sama yang solid, produktivitas pertanian dapat meningkat secara signifikan."
Capaian ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi petani di daerah lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan hasil pertanian mereka.
Pemerintah Kabupaten Pati juga memberikan apresiasi atas keberhasilan ini dan berkomitmen untuk terus mendukung petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui berbagai program dan kebijakan yang pro-petani.
Dengan hasil ubinan yang mencapai 10,65 ton per hektar, Desa Kedungmulyo telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, dukungan yang tepat, dan penerapan teknologi pertanian yang baik, sektor pertanian dapat berkembang pesat dan berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan nasional.
Keberhasilan ini juga menunjukkan pentingnya peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendampingi petani, serta pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan masyarakat dalam mencapai tujuan bersama.
Dengan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Pati dapat menjadi lebih maju dan berkelanjutan, serta memberikan kesejahteraan bagi para petani dan masyarakat pada umumnya.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Starting XI Italia Vs Bosnia Gattuso Andalkan Formasi Pemenang Lagi
- Selasa, 31 Maret 2026
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, PSG dan Bayern Munich Berebut Tanda Tangannya
- Selasa, 31 Maret 2026
Real Madrid Siapkan Rodri Jadi Rekrutan Perdana Setelah Setujui Kepindahan Musim Panas
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Mendagri Tekankan Efisiensi Anggaran Daerah untuk Pembayaran Gaji PPPK Tepat Waktu
- Selasa, 31 Maret 2026
Jadwal Samsat Keliling Jadetabek Hari Ini Lengkap Lokasi dan Jam Operasional Terbaru
- Selasa, 31 Maret 2026













.jpg)