PADA Catat Pertumbuhan Pendapatan 27 Persen dan Laba Bersih Positif Setelah Akuisisi
- Selasa, 31 Maret 2026
JAKARTA - Perubahan arah bisnis PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) mulai menunjukkan hasil nyata setelah bergabung dalam ekosistem PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). Transformasi ini menjadi titik penting yang mengubah kinerja perusahaan dari tekanan kerugian menjadi pertumbuhan yang lebih stabil.
Momentum tersebut tidak hanya tercermin dari sisi laba, tetapi juga dari peningkatan pendapatan yang signifikan. Kombinasi strategi ekspansi dan sinergi pasca akuisisi menjadi faktor utama yang mendorong pencapaian tersebut.
PADA berhasil membalikkan rugi bersih menjadi laba bersih sepanjang 2025. Perubahan ini terjadi setelah perusahaan diakuisisi oleh INET dan mulai menjalankan strategi baru.
Baca JugaKinerja INET 2025 Melejit Tajam, Pendapatan Naik 201 Persen dan Laba Melonjak Signifikan
Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2025, PADA mencatatkan laba usaha sebesar Rp 14,36 miliar. Angka ini berbalik dari kondisi tahun 2024 yang masih mencatatkan rugi usaha sebesar Rp 5,44 miliar.
Perubahan Kinerja Pasca Akuisisi
Perbaikan kinerja ini menjadi bukti nyata dampak dari integrasi bisnis dengan INET. Sinergi yang terbentuk mampu meningkatkan efisiensi sekaligus membuka peluang pendapatan baru.
Dari sisi bottom line, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 2,48 miliar pada 2025. Capaian ini berbanding terbalik dengan kondisi sebelumnya.
Pada 2026, PADA tercatat masih membukukan rugi bersih sebesar Rp 16,54 miliar. Perubahan drastis ini menunjukkan keberhasilan strategi transformasi yang dijalankan perusahaan.
Perbaikan ini juga menjadi indikator bahwa fundamental bisnis perusahaan semakin kuat. Dukungan dari ekosistem INET memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan.
Selain itu, integrasi operasional membantu perusahaan meningkatkan efektivitas dalam menjalankan bisnis. Hal ini menjadi kunci dalam membalikkan kondisi rugi menjadi laba.
Pertumbuhan Pendapatan Jadi Kunci Utama
Dari sisi top line, PADA mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang cukup signifikan. Perusahaan meraup pendapatan sebesar Rp 1,16 triliun pada 2025.
Angka tersebut meningkat 27,81% secara tahunan dibandingkan Rp 910,54 miliar pada 2024. Kenaikan ini menjadi pendorong utama dalam perbaikan kinerja perusahaan.
Direktur Utama Personel Alih Daya, Cahyanul Uswah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini dipicu oleh ekspansi bisnis baru. Lini usaha yang berkontribusi antara lain jasa kurir serta layanan Fiber to The Home (FTTH) dan Project Management Office.
“Ini merupakan proyek kolaborasi dengan mitra strategis untuk penjualan produk Starlite (FTTH) serta Internet Rakyat (IRA) 5G Fixed Wireless Access,” jelasnya dalam keterangan resmi, Selasa, 31 Maret 2026.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Inovasi layanan juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan.
Kontribusi Segmen Usaha yang Beragam
Pendapatan PADA berasal dari berbagai segmen usaha yang saling melengkapi. Diversifikasi ini membantu perusahaan menjaga stabilitas pendapatan.
Segmen personel support dan office service memberikan kontribusi sebesar Rp 320,95 miliar. Sementara itu, jasa kurir menyumbang Rp 320,21 miliar.
Jasa keamanan juga menjadi salah satu penyumbang utama dengan nilai Rp 162,91 miliar. Ketiga segmen ini menjadi tulang punggung bisnis perusahaan.
Selain itu, segmen wilayah mencatatkan pendapatan sebesar Rp 154,53 miliar. Technical and maintenance turut menyumbang Rp 136,89 miliar.
Layanan call center memberikan kontribusi sebesar Rp 65,45 miliar. Sedangkan FTTH and project management office mencatatkan pendapatan Rp 3,87 miliar.
Kombinasi berbagai segmen ini memperkuat struktur bisnis perusahaan. Diversifikasi menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga pertumbuhan.
Strategi Ganda Perkuat Fundamental Bisnis
Manajemen menilai bahwa pencapaian 2025 merupakan tonggak penting bagi perusahaan. Hal ini didukung oleh penerapan strategi ganda secara konsisten.
Strategi pertama adalah menambah lini pendapatan baru. Langkah ini bertujuan untuk memperluas sumber pemasukan perusahaan.
“Dan memperkuat layanan jasa Technical Services pada project penjualan Starlite serta mengamankan pertumbuhan pendapatan dari layanan bisnis personel support & office services,” katanya.
Strategi kedua adalah penerapan disiplin operasional yang ketat. Perusahaan fokus pada seleksi kontrak dengan management fee yang lebih optimal.
Pendekatan ini terbukti mampu memperkuat fundamental bisnis PADA. Efisiensi operasional menjadi faktor penting dalam menjaga profitabilitas.
Selain itu, disiplin dalam pengelolaan kontrak membantu perusahaan meningkatkan kualitas pendapatan. Hal ini berdampak positif terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan.
Ekspansi dan Kolaborasi untuk Tangkap Peluang Pasar
Untuk merespons pertumbuhan sektor e-commerce dan logistik, PADA memperkuat lini jasa kurir. Perusahaan menyiapkan strategi khusus untuk meningkatkan kualitas layanan.
Langkah tersebut mencakup pemenuhan tenaga kerja dalam jumlah besar. Fokusnya adalah menyediakan kurir dan tenaga sortir bagi klien strategis.
Selain itu, perusahaan juga melakukan ekspansi ke berbagai wilayah baru. Hal ini dilakukan untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan pendapatan.
“Strategi ini mencakup pemenuhan tenaga kerja, yaitu kurir dan sortir yang masif bagi klien strategis, serta akselerasi ekspansi ke berbagai wilayah baru,” jelas Cahyanul.
PADA juga menjalin kerja sama dengan mitra strategis untuk layanan call center. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.
Perusahaan bekerja sama dengan PT Integrasi Jaringan Ekosistem dan PT Telemedia Komunikasi Pratama. Kedua entitas tersebut merupakan anak usaha dari PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).
Sinergi ini memberikan nilai tambah bagi perusahaan dalam memperluas layanan. Selain itu, kerja sama ini juga meningkatkan efisiensi operasional.
Peran PADA dalam Ekosistem INET
Di bawah naungan INET, PADA memiliki peran penting dalam mendukung operasional grup. Perusahaan berfokus pada penyediaan tenaga kerja untuk berbagai kebutuhan.
Layanan tersebut mencakup penjualan, instalasi, serta pemeliharaan jaringan dan infrastruktur. Aktivitas ini dikenal sebagai managed services dalam industri.
Peran ini menunjukkan bahwa PADA menjadi bagian integral dalam ekosistem bisnis INET. Integrasi ini memperkuat sinergi antar lini usaha dalam grup.
Dengan dukungan tersebut, PADA memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Ekosistem yang kuat menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan.
Rangkuman Kinerja dan Strategi PADA (Gaya Sajian Informatif ala Resep)
? Hasil Kinerja
- Laba usaha 2025: Rp 14,36 miliar
- Rugi usaha 2024: Rp 5,44 miliar
? Laba Bersih
- 2025: Rp 2,48 miliar
- 2026: rugi Rp 16,54 miliar
? Pendapatan
- 2025: Rp 1,16 triliun
- 2024: Rp 910,54 miliar
- Pertumbuhan YoY: 27,81%
? Kontribusi Segmen
- Personel support & office service: Rp 320,95 miliar
- Kurir: Rp 320,21 miliar
- Jasa keamanan: Rp 162,91 miliar
- Wilayah: Rp 154,53 miliar
- Technical & maintenance: Rp 136,89 miliar
- Call center: Rp 65,45 miliar
- FTTH & PMO: Rp 3,87 miliar
? Strategi Utama
- Penambahan lini bisnis baru
- Penguatan technical services
- Disiplin seleksi kontrak
- Efisiensi operasional
? Kolaborasi
- PT Integrasi Jaringan Ekosistem
- PT Telemedia Komunikasi Pratama
- Dukungan ekosistem INET
Perubahan kinerja PADA sepanjang 2025 menjadi bukti bahwa strategi yang tepat mampu memberikan hasil signifikan. Sinergi dengan INET menjadi faktor utama dalam mendorong transformasi bisnis.
Ke depan, perusahaan diharapkan mampu mempertahankan tren positif ini. Dengan fondasi yang semakin kuat, PADA memiliki peluang besar untuk terus berkembang di industri outsourcing.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Prediksi Starting XI Italia Vs Bosnia Gattuso Andalkan Formasi Pemenang Lagi
- Selasa, 31 Maret 2026
Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool, PSG dan Bayern Munich Berebut Tanda Tangannya
- Selasa, 31 Maret 2026
Real Madrid Siapkan Rodri Jadi Rekrutan Perdana Setelah Setujui Kepindahan Musim Panas
- Selasa, 31 Maret 2026
Berita Lainnya
Pendapatan Kalbe Farma Melesat, Laba Bersih Capai Triliunan Rupiah Sepanjang 2025
- Selasa, 31 Maret 2026












