Senin, 30 Maret 2026

BCA Tingkatkan Pembiayaan Berkelanjutan dan Dukung Earth Hour untuk Lingkungan 2026

BCA Tingkatkan Pembiayaan Berkelanjutan dan Dukung Earth Hour untuk Lingkungan 2026
BCA Tingkatkan Pembiayaan Berkelanjutan dan Dukung Earth Hour untuk Lingkungan 2026

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat pertumbuhan penyaluran kredit ke sektor berkelanjutan sebesar 11,7% secara tahunan (year on year) hingga mencapai Rp255 triliun per Desember 2025. Jumlah ini setara dengan 25,8% dari total portofolio pembiayaan BCA.

Lonjakan pembiayaan berkelanjutan ini didorong oleh sektor energi baru terbarukan. Investasi di sektor ini meningkat dua kali lipat menjadi sekitar Rp6,2 triliun.

Partisipasi BCA dalam Earth Hour 2026

Baca Juga

Bale by BTN Tembus 3,6 Juta Pengguna dan Dorong Transformasi Digital Bank Sepanjang 2025

BCA kembali ikut merayakan Earth Hour 2026 sebagai bagian dari komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Kegiatan ini menjadi simbol sekaligus langkah nyata mendukung kesadaran global terhadap aksi perubahan iklim.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menekankan bahwa partisipasi bank bukan sekadar rutinitas tahunan. Ia menyebut tindakan sederhana seperti mematikan lampu dan perangkat elektronik selama satu jam dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan jika dilakukan bersama.

Sejarah Partisipasi BCA dan Penghematan Energi

BCA telah konsisten berpartisipasi dalam Earth Hour sejak tahun 2019. Pada Earth Hour 2025, sebanyak 962 unit kantor BCA memadamkan listrik selama satu jam untuk mendukung kampanye penghematan energi.

Selain kampanye tahunan, BCA juga melakukan efisiensi energi sepanjang tahun. Intensitas penggunaan listrik di seluruh operasional bank berhasil diturunkan hingga 131 kWh/m² pada tahun 2025.

Komitmen ESG dan Energi Berkelanjutan

Fokus BCA pada pembiayaan berkelanjutan mencerminkan komitmen bank terhadap ESG. Pendanaan diarahkan pada sektor yang mendukung energi bersih dan ramah lingkungan.

Sektor energi baru terbarukan menjadi perhatian utama, karena investasi di bidang ini meningkat signifikan. Lonjakan dua kali lipat pada tahun 2025 menegaskan keseriusan BCA mendorong proyek energi hijau.

Peran Nasabah dan Komunitas dalam Aksi Lingkungan

BCA mendorong nasabah, individu, dan komunitas untuk turut ambil bagian dalam gerakan keberlanjutan. Hera menegaskan bahwa kesadaran kolektif akan aksi kecil, seperti penghematan energi, dapat menimbulkan dampak besar bagi lingkungan.

Dengan kampanye dan pembiayaan berkelanjutan, BCA menunjukkan bahwa sektor perbankan bisa menjadi motor penggerak perubahan menuju dunia yang lebih ramah lingkungan. Partisipasi aktif ini juga meningkatkan citra bank sebagai institusi yang peduli pada keberlanjutan dan ketahanan energi.

Bank ini tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga memberi contoh nyata bagi pelaku usaha dan masyarakat. Langkah-langkah sederhana, mulai dari efisiensi listrik hingga investasi di energi bersih, menunjukkan kontribusi nyata bagi planet.

Pertumbuhan kredit berkelanjutan, efisiensi energi, dan dukungan Earth Hour menjadi strategi BCA menghadapi tantangan lingkungan dan memperkuat posisi ESG. Bank terus mendorong kesadaran bersama agar aksi kolektif memberikan perubahan positif yang signifikan.

Dengan demikian, BCA menegaskan perannya sebagai bank yang tidak hanya mengutamakan profit, tetapi juga keberlanjutan. Kombinasi pertumbuhan finansial dan tanggung jawab lingkungan menjadi kunci strategi BCA di tahun 2026.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Harga Buyback Emas Antam 30 Maret 2026: Investor Perlu Waspada Penurunan

Harga Buyback Emas Antam 30 Maret 2026: Investor Perlu Waspada Penurunan

Bank Neo Commerce Tegaskan Layanan Nasabah Tetap Normal Meski Izin Referal Saham Dibatalkan

Bank Neo Commerce Tegaskan Layanan Nasabah Tetap Normal Meski Izin Referal Saham Dibatalkan

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026 Stabil, Buyback Rajaemas Tertinggi

Harga Emas Perhiasan Hari Ini 30 Maret 2026 Stabil, Buyback Rajaemas Tertinggi

BNI Catat Laba Bersih Rp3,41 Triliun Februari 2026, Kredit dan DPK Tumbuh Signifikan

BNI Catat Laba Bersih Rp3,41 Triliun Februari 2026, Kredit dan DPK Tumbuh Signifikan

Syarat, Tabel Angsuran, dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Lengkap untuk Semua UMKM

Syarat, Tabel Angsuran, dan Cara Pengajuan KUR BRI 2026 Lengkap untuk Semua UMKM