Senin, 13 Juli 2026

Pendapatan dan Laba Blue Bird Tembus Angka Fantastis, Menjadi Sorotan Investor Sepanjang Tahun 2025

Pendapatan dan Laba Blue Bird Tembus Angka Fantastis, Menjadi Sorotan Investor Sepanjang Tahun 2025
Pendapatan dan Laba Blue Bird Tembus Angka Fantastis, Menjadi Sorotan Investor Sepanjang Tahun 2025

JAKARTA - Emiten taksi PT Blue Bird Tbk. (BIRD) berhasil mencatat kenaikan laba bersih sepanjang tahun 2025. Laba bersih yang tercatat mencapai Rp635,8 miliar, naik dibandingkan Rp585,19 miliar pada 2024.

Pendapatan neto BIRD juga meningkat signifikan menjadi Rp5,7 triliun pada 2025. Kenaikan ini setara dengan 13,20% dari pendapatan Rp5,03 triliun tahun sebelumnya.

Sumber Pendapatan Taksi dan Non-Taksi

Baca Juga

Perkuat Ekosistem Digital, DSSA Gelontorkan Rp8,54 Triliun ke BMT

Pendapatan dari layanan taksi BIRD mencapai Rp3,99 triliun sepanjang 2025. Sementara itu, pendapatan non-taksi tercatat sebesar Rp1,71 triliun.

Beban langsung perusahaan mengalami kenaikan 14,09% menjadi Rp3,89 triliun. Pada 2024, beban tersebut tercatat Rp3,41 triliun.

Laba Bruto dan Efisiensi Operasional

Meski beban pokok meningkat, laba bruto BIRD naik menjadi Rp1,81 triliun. Persentase kenaikan laba bruto tercatat 11,35% dibandingkan Rp1,62 triliun pada 2024.

Kenaikan laba bersih 8,65% menunjukkan efisiensi operasional perusahaan. Hal ini memperkuat posisi BIRD di tengah persaingan industri transportasi.

Kas, Aset, dan Liabilitas Perusahaan

Hingga akhir 2025, kas dan setara kas BIRD tercatat Rp1,34 triliun. Total penerimaan kas dari pelanggan mencapai Rp5,86 triliun.

Total aset perusahaan meningkat menjadi Rp9,65 triliun. Sebelumnya, aset BIRD pada akhir 2024 sebesar Rp8,4 triliun.

Liabilitas BIRD turut meningkat menjadi Rp3,32 triliun sepanjang 2025. Sedangkan pada 2024, total liabilitas tercatat Rp2,44 triliun.

Ekuitas dan Posisi Keuangan yang Meningkat

Total ekuitas BIRD naik dari Rp5,99 triliun pada 2024 menjadi Rp6,32 triliun pada 2025. Pertumbuhan ini menegaskan posisi keuangan yang semakin kuat.

Kenaikan ekuitas juga menjadi sinyal positif bagi investor. Hal ini mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola laba dan aset secara optimal.

Nathasya Zallianty

Nathasya Zallianty

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Kelola 4,11 Juta Hektare Aset, Agrinas Palma Raih Surplus Rp2,86 T

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Waskita Karya Perkuat Ketahanan Pangan Lewat 29 Bendungan

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

Diresmikan Prabowo, Bendungan Sidan dan Keureuto Perkuat Ketahanan Air

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

BSI Perkuat Ekosistem Halal Global di HEI 2026 Melalui Solusi Finansial Terintegrasi

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Referensi Internasional