Bank Jatim Sukses Capai Pertumbuhan Laba dan Aset Signifikan Sepanjang Tahun 2025
- Kamis, 02 April 2026
JAKARTA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (Bank Jatim) menutup tahun 2025 dengan kinerja yang solid. Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyatakan manajemen telah mengimplementasikan berbagai strategi untuk menjaga performa bisnis dan keuangan Bank.
Rasio dana murah diperbesar melalui pengelolaan Dana Pihak Ketiga dan penerbitan obligasi mendukung portofolio stable fund Bank Jatim. Penyaluran pinjaman dilakukan lebih selektif pada sektor prospektif dan penetrasi kredit konsumer terus diperdalam.
Transformasi Lima Pilar Menuju BPD Nomor 1 di Indonesia
Baca JugaPanduan Lengkap Ajukan Pinjaman KUR BRI 2026 Rp5 Juta dengan Cicilan Ringan dan Proses Cepat
Winardi menjelaskan bahwa transformasi Bank Jatim berjalan melalui lima pilar utama. Pilar tersebut mencakup tata kelola dan manajemen risiko, optimalisasi bisnis berbasis ekosistem, peningkatan kompetensi manpower, penguatan teknologi informasi dan digitalisasi proses bisnis, serta optimalisasi sinergi bisnis untuk Kelompok Usaha Bank.
Pendekatan ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan efisiensi, mengatur pos pendapatan dan beban, serta meningkatkan transaksi digital. Semua langkah ini bertujuan untuk memperkuat pendapatan non bunga dan mengendalikan kualitas aset sesuai risk appetite Bank.
Pertumbuhan Aset, Kredit, dan Laba Bersih Bank Jatim
Bank Jatim mencatat nilai aset sebesar Rp 105,8 triliun pada 2025, meningkat 3,70% dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini berasal dari kontribusi kredit sebesar Rp 67,2 triliun, pengelolaan bisnis treasury, dan pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 1,43% (YoY).
Laba bersih Bank Jatim juga naik signifikan mencapai Rp 1,54 triliun atau tumbuh 20,65% dari tahun sebelumnya. Komposisi kredit mencatatkan kredit konsumer sebesar Rp 36,54 triliun dan kredit produktif Rp 30,7 triliun dengan pertumbuhan masing-masing 6,20% dan 3,55% (YoY).
Fokus pada Dana Murah dan Penambahan Nasabah
Pada 2025, manajemen menitikberatkan penetrasi dana murah melalui pola transaction banking dan bisnis ekosistem. Giro meningkat menjadi Rp 21,4 triliun atau naik 12,5% (YoY), sementara jumlah nasabah Dana Pihak Ketiga bertambah 5,64% menjadi 10.915.749 nasabah.
Pendekatan ini mendukung pencapaian konsolidasi Bank Jatim sepanjang tahun 2025. Total aset konsolidasi meningkat 42,93% dari Rp 118,142 triliun menjadi Rp 168,855 triliun, sementara penyaluran pinjaman naik 46,65% menjadi Rp 110,503 triliun.
Upaya Peningkatan Kualitas Aset dan Restrukturisasi Kredit
Manajemen terus memperbaiki kualitas aset dengan mekanisme hapus buku Rp 1,03 triliun dan recovery rate sebesar 18,6% setara Rp 192 miliar. Restrukturisasi kredit dilakukan senilai Rp 4,17 triliun untuk membantu debitur yang mengalami pemburukan kolektibilitas.
Selain itu, Bank Jatim memberikan insentif penagihan, keringanan bunga dan denda, serta fleksibilitas penyelesaian agunan. Monitoring kredit bermasalah dilakukan secara rutin mingguan, dua mingguan, dan bulanan di bawah pengawasan Direksi.
Sinergi Kelompok Usaha Bank dan Ekspansi Digital
Bank Jatim resmi menjadi induk atas lima Bank Pembangunan Daerah pada 2025, yaitu Bank NTB Syariah, Bank Banten, Bank Lampung, Bank Sultra, dan Bank NTT. Sinergi ini diharapkan meningkatkan modal, efisiensi operasional, dan penetrasi pasar di seluruh wilayah kerja.
Dukungan digital juga diperkuat melalui JConnect Mobile dengan 993.972 pengguna, naik 22,40% (YoY). Total transaksi JConnect Mobile mencapai Rp 65,77 triliun, sementara JConnect IB Corporate mencatat Rp 23,36 triliun dari 11.199 user, dan QRIS Bank Jatim mencatat Rp 3,94 triliun dari 203.725 user.
AGEN JATIM sebagai Pendukung Pertumbuhan Kredit dan Layanan Perbankan
Selain kantor cabang dan layanan digital, Bank Jatim memaksimalkan AGEN JATIM untuk menjangkau wilayah potensial. Agen berkontribusi dalam penyaluran kredit melalui metode referral, dengan jumlah total agen mencapai 14.842 orang.
Program ini memudahkan nasabah mengakses layanan perbankan sekaligus meningkatkan penetrasi bisnis. Dengan kombinasi digital dan jaringan agen, Bank Jatim menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di Jawa Timur.
Pemaparan Publik Kinerja Bank Jatim Tahun 2025
Pemaparan publik diadakan pada Senin, 30 Maret 2026, bertempat di Hotel Discovery SCBD Jakarta. Acara ini dihadiri Direktur Utama Winardi Legowo, Wakil Direktur Utama R. Arief Wicaksono, Direktur Keuangan RM Wahyukusumo Wisnubroto, dan Direktur Bisnis Tonny Prasetyo.
Pemaparan ini menjadi wadah transparansi kinerja Bank Jatim kepada analis dan investor. Bank menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan dengan strategi digital, sinergi BPD, dan pengelolaan aset yang solid.
Nathasya Zallianty
variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Pertamina Pastikan Harga BBM Tetap Stabil dengan Fokus Distribusi Energi Nasional
- Kamis, 02 April 2026
Harga, Spesifikasi, dan Fitur Canggih Samsung Galaxy A37 serta A57 Terungkap
- Kamis, 02 April 2026
Berita Lainnya
Bank Danamon Umumkan Pembagian Dividen dan Perubahan Susunan Direksi Terbaru 2026
- Kamis, 02 April 2026












