Sabtu, 11 Juli 2026

Meski Menurun, Keyakinan Konsumen Mei 2026 Tetap Optimis

Meski Menurun, Keyakinan Konsumen Mei 2026 Tetap Optimis
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso. (Sumber : NET)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi diindikasikan tetap terjaga, sebagaimana terlihat dari Survei Konsumen Mei 2026 yang menunjukkan level optimis (indeks >100) di angka 120,9.

Meskipun masih tergolong kuat, angka Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Mei 2026 mengalami penurunan dari catatan bulan sebelumnya yang sebesar 123,0.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangannya, menyampaikan "...tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Mei 2026 didukung oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya."

Baca Juga

Meredanya Ketegangan AS-Iran Dorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Secara lebih rinci, IEK pada Mei 2026 berada di angka 129,7, naik tipis dari indeks bulan sebelumnya yang mencapai 129,6.

Kenaikan pada IEK ini didorong oleh optimisme terkait ekspektasi ketersediaan lapangan kerja serta ekspektasi kegiatan usaha, yang masing-masing berada di angka 128,1 dan 124,5, naik dibanding bulan sebelumnya yang masing-masing tercatat 127,7 dan 124,1.

Di sisi lain, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) masih bertahan di level optimis sebesar 112,2, walaupun angka tersebut lebih rendah dibandingkan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 116,5.

Kekuatan IKE ini ditopang oleh Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), serta Indeks Pembelian Barang Tahan Lama (IPDG) yang masing-masing tercatat sebesar 123,2, 105,0, dan 108,3, meskipun mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya yang masing-masing berada di level 128,1, 108,8, dan 112,6.

Dalam survei yang sama, BI juga mencatat bahwa rata-rata porsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk konsumsi pada Mei 2026 berada di angka 72,3 persen, relatif stabil jika dibandingkan dengan porsi bulan sebelumnya yang sebesar 72,1 persen.

Porsi untuk pembayaran cicilan atau utang mencapai 10,2 persen, lebih tinggi dibandingkan porsi bulan sebelumnya yang sebesar 9,7 persen.

Sementara itu, porsi pendapatan konsumen yang disisihkan untuk tabungan berada di level 17,5 persen, lebih rendah dibandingkan porsi pada bulan sebelumnya yang sebesar 18,2 persen.

Arjun Septa Aji

Arjun Septa Aji

variabisnis.com adalah media online yang menyajikan berita sektor energi dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Rayakan Satu Dekade, Borobudur Marathon Siapkan Ruang bagi 12.500 Pelari

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Manfaatkan Dana IPO, RANS Bakal Gelar 16 Konser hingga 2028

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian Alami Kenaikan Harga

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

IHSG Menguat Dipicu Kombinasi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS

Rupiah pada Jumat Pagi Menguat Jadi Rp18.065 per Dolar AS